Breaking News:

Malaysia Pakai Vaksin Covid-19 Pfizer, PM Malaysia Muhyiddin Yassin Siap Disuntik Pertama

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menyatakan akan menjadi orang pertama di Malaysia yang menerima suntikan vaksin COVID-19 Pfizer

twitter/MuhyiddinYassin
PM Malaysia Muhyiddin Yassin bicara soal Covid-19 

KUALA LUMPUR, TRIBUNBATAM.id - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin akan menjadi orang pertama di Malaysia yang menerima vaksin COVID-19 Pfizer.

Muhyiddin Yassin bersedia menjadi orang pertama disuntik vaksin covid-19 sebagai upaya untuk meyakinkan publik bahwa vaksin itu aman dan efektif.

Pemberian vaksin pertama akan diberikan untuk para petugas kesehatan yang berada di garis depan melawan pandemi covid-19.

Setelah itu diikuti mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi seperti orang tua, mereka yang memiliki penyakit tidak menular dan penyakit pernapasan kronis, kata Muhyiddin.

PM Malaysia Muhyiddin Yassin saat promosi acara siaran di TV
PM Malaysia Muhyiddin Yassin saat promosi acara siaran di TV (twitter/MuhyiddinYassin)

Baca juga: Singapura Pakai Vaksin Covid-19 Pfizer, Paket Pertama Sudah Datang Senin Malam

Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan 14 Selasa: Juventus vs Fiorentina, Rabu: Verona vs Inter, AC Milan vs Lazio

Muhyiddin dalam pengumuman berupa video pendek Selasa (22 Desember) menyampaikan perkembangan terbaru dan distribusi vaksin COVID-19 ke Malaysia.

Dia mengatakan pemerintah akan memastikan pasokan vaksin segera.

“Pemerintah mengharapkan pasokan pertama satu juta dosis vaksin dari Pfizer sudah diterima dan diberikan kepada kelompok sasaran paling cepat Februari 2021,” ujarnya.

Bulan lalu, Malaysia mengumumkan setuju membeli 12,8 juta dosis vaksin.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Pfizer akan memberikan satu juta dosis pertama pada kuartal pertama 2021, dengan 1,7 juta, 5,8 juta dan 4,3 juta dosis untuk diikuti pada kuartal-kuartal berikutnya.

Baca juga: Mulai 28 Desember, Warga Singapura Diizinkan Ngumpul Maks 8 Orang di Tempat Umum, PM: Jangan Lengah

Baca juga: Arsenal vs Manchester City Malam Ini Pukul 03.00 WIB, Mikel Arteta: Kami Alami Banyak Kesulitan

Muhyiddin juga mengatakan pemerintah baru saja menandatangani perjanjian dengan perusahaan biofarmasi AstraZeneca untuk mengamankan 6,4 juta dosis atau 10 persen lebih banyak vaksin, menurut outlet berita lokal New Straits Times.

Halaman
12
Penulis: Mairi Nandarson
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved