Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pelatihan Sertifikasi Halal di Tanjungpinang, Wali Kota Ajak IKM Bangkit dari Pandemi

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma bilang, pandemi Covid-19 memberikan dampak ekonomi di semua lini. Kelompok UKM dan IKM kena dampaknya

Tribunbatam.id/Istimewa
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat menyerahkan sertifikasi halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanjungpinang, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang menggelar kegiatan pelatihan fasilitasi sertifikasi halal, serta penyerahan sertifikat halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM).

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak ekonomi di semua lini. Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) atau IKM juga terdampak.

"Maka dari itu dengan keterbatasan ini, mari kita lahirkan peluang-peluang usaha baru yang pada akhirnya mampu menjadi stimulus penggerak ekonomi di Kota tercinta ini.

Mari bersama-sama membangun IKM untuk terus melakukan berbagai program yang terarah dan berkelanjutan.

Salah satunya pemberian fasilitasi sertifikat halal sesuai Undang-undang Nomor 3 tahun 2014 tentang jaminan produk halal," harap Rahma, baru-baru ini.

Baca juga: Disparbud Anambas Undang Pengusaha, Tekankan Sertifikasi CHSE saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Batamindo Batam dan Bintan Masuk Kawasan Industri Halal

Ia berharap dengan digelarnya berbagai pelatihan keterampilan bagi IKM, dan kemudahan akses perizinan berbasis online di tengah pandemi, dapat meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran hasil produksi.

"Saya bersyukur telah diserahkannya sertifikat halal bagi IKM dan berharap kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan ini, dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Tanjungpinang," harap Rahma.

Kepala Disperdagin Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan, tujuan pelatihan sertifikasi halal ini adalah untuk memberikan informasi terkait bahan-bahan baku yang terindikasi tidak halal.

"Maka dari itu dengan pelatihan ini, tentunya dapat menambah pengetahuan akan pentingnya memiliki sertifikasi halal produk makanan agar dapat memperluas pasaran, mempermudah akses perizinan berbasis online.

Serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para pengusaha. Dengan demikian akan terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih Higienis dan sehat," ujar Yani.

Yani melaporkan peserta kegiatan pelatihan sertifikasi halal bagi IKM Kota Tanjungpinang berjumlah 25 orang dan peserta Coffee Morning bagi IKM berjumlah 50 orang.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved