Komisi III DPRD Batam Sidak Titik Banjir Disejumlah Perumahan Pakai Sepeda Motor
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Widiastadi Nugroho bersama perangkat rukun warga (RW) hingga rukun tetangga (RT) di Perumaha
Komisi III Sidak Titik Banjir di Beberapa Perumahan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dalam suasana liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Komisi III DPRD Provinsi tetap merespon keluhan warga.
Diantaranya keluhan banjir yang beberapa waktu lalu dikeluhkan warga di Kota Batam.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Widiastadi Nugroho bersama perangkat rukun warga (RW) hingga rukun tetangga (RT) di Perumahan Legenda Bali dan Legenda Malaka, secara langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Tak hanya satu tempat, sidak beberapa titik banjir di Perumahan tersebut menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Peruntungan Shio 2021 Menurut Pakar Fengshui, Bisnis Unsur Tanah Untung Besar di Tahun Kerbau Logam
Baca juga: Arya Saloka Ketahuan Beri Komentar di Foto Dian Sastro, Aldebaran: Idolaku saat Belia
Dalam sidak tersebut, infrastruktur mulai dari dinding miring di sekitar parit dan drainase yang kondisinya sudah tak layak. Berpotensi mengalami keruntuhan.
"Kalau kondisi banjir, kita tak mengenal tanggal merah. Untuk itu, sengaja saya kemari melihat secara langsung sekaligus berkoordinasi dengan institusi terkait dalam menyelesaikan permasalahan banjir ini," ujar Widiastadi Senin (28/12/2020).
Selain itu, lanjutnya, di beberapa aliran sungai di sekitar kawasan yang berbatasan langsung dengan Perumahan Duta Mas tersebut sudah mengalami pendangkalan. Lantaran sampah serta tumpukan tanah dan pasir yang terbawa saat banjir melanda.
Baca juga: Jelang Akhir Tahun 2020, PKP Bagikan Undian Sebesar Rp 400 Juta
Baca juga: Gisel Sengaja Rekam Hubungan Terlarang di Medan Dengan MYD, Ngaku ke Polisi Untuk Koleksi Pribadi
Pasca melakukan inspeksi mendadakan tersebut, Widiastadi langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta institusi lain untuk bisa secara langsung melakukan proses perbaikan.
"Saya sudah langsung berkoordinasi. Semoga program pengendalian banjir yang dialokasikan bisa tepat sasaran dan berjalan sesuai rencana. Intinya, dari hasil sidak ini kami ingin memastikan program pengendalian banjir tepat sasaran. Setidaknya frekuensi dan luas wilayah yang terdampak banjir bisa berkurang," paparnya.
Seorang Ketua RW di perumahan Legenda Bali, Budi mengakui saat banjir melanda perumahannya, setidaknya membuat air dari parit meluap. Ditambah kiriman air dari perumahan sekitar yang elevasinya lebih tinggi membuat perumahan di Legenda Bali terendam dengan ketinggian bervariasi.
"Musim hujan tiba, kawasan perumahan kami memang selalu menjadi langganan banjir. Mengingat, ada beberapa faktor yang menjadi kendala. Diantaranya kondisi parit hingga dinding pembatasan yang roboh, serta pendangkalan ini," ujarnya.
Ia menambahkan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, ada yang setinggi rumah warga. Ibarat seperti memiliki kolam renang sendiri di ruang tamunya. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/whatsapp-image-2020-12-29-at-181717.jpg)