Breaking News:

SELEB TERKINI

Tangisan Hotman Paris Atas Meninggalnya Sang Dokter Paru-paru: Kenapa Harus Karena Corona?

Hotman Paris menangis ketahui dokter paru-paru yang menanganinya puluhan tahun meninggal dunia.

Editor: Mona Andriani
Tribunnews
Hotman Paris berduka, guru besar sekaligus dokter paru-paru yang menanganinya puluhan tahun meninggal dunia. 

Hotman Paris lahir di Laguboti, Sumatra Utara pada tanggal 20 Oktober 1959.

Dia dijuluki sebagai “Raja Pailit” dan pengacara 30 Miliar.

Dia juga mendapat julukan 'Celebrity Lawyers', ‘The Most Dangerous Lawyer’ oleh majalah SWA, dan 'Bling-bling Lawyer' oleh salah satu majalah di Australia.

Hotman adalah salah satu anak dari sepuluh bersaudara, orang tuanya adalah pengusaha mobil.

Awalnya, Hotman tidak terpikir menjadi pengacara karena semua orang ingin menjadi dokter atau insinyur dan menganggap fakultas hukum merupakan tempat buangan dan tidak bisa kaya.

Hotman kemudian lulus di Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan.

Hotman mengatakan bahwa dia kadang-kadang mengambil kasus selebriti karena bosan dan kasusnya tidak sebanyak yang diberitakan karena menurutnya 99% kasusnya merupakan perkara bisnis internasional.

Hotman juga tidak tertarik masuk DPR atau menjadi pejabat karena sudah merasa jiwanya cocok sebagai pengacara.

Baca juga: Hotman Paris Beberkan Video yang Dihapus, Pelapor Video Syur Mirip Gisel Minta Sang Lawyer Diperiksa

Dia juga tidak suka apabila masuk partai karena merasa tidak bebas dan harus tunduk dengan orang lain.

Hotman merupakan pengacara yang sangat memperhatikan penampilan, dia sering tampil di hadapan publik dengan menggunakan barang-barang branded, termasuk cincin berlian, setelan jas khas Hotman, dan lain-lain.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved