Senin, 4 Mei 2026

SAHAM 2021

Prediksi Saham 2021, Investor Khawatir Virus Corona Melejit, IHSG Terkulai Lagi Hari Ini

Penerapan PSBB di Jawa dan Bali membawa pengaruh ke Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis, 7 Januari 2021.

Tayang:
ist
Ilustrasi prediksi saham 2021, IHSG melamah akibat PSBB 

TRIBUNBATAM.id - Penerapan PSBB di Jawa dan Bali membawa pengaruh ke Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis, 7 Januari 2021. 

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG terkulai ditutup turun 1,17% atau melemah 71,66 poin ke level 6.065,68. 

Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak melemah hari ini.

Lanjar Nafi Analis Reliance Sekuritas menjelaskan, secara teknikal IHSG terkoreksi seakan mengkonfirmasi pulled back resistance fractal dan menggapai target wave corrections B. Indikator stochastic berpotensi dead-cross pada area overbought dengan MACD yang tertekan. 

"Sehingga kami memperkirakan, IHSG berpotensi kembali tertekan dengan support resistance 6.017 - 6.118," jelas Lanjar. Dia mengatakan, rekomendasi saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya CPIN, ESSA, JPFA, KLBF, RALS.

Baca juga: Prediksi Saham Hari Ini, IHSG Tertekan PSBB, Saham Perbankan dan Konstruksi Jadi Pilihan

Pelemahan IHSG terjadi karena saham sektor infrastruktur turun 2,08% dan sektor keuangan yang turun 1,31%.

Saham sektor tersebut menjadi pemimpin pelemahan setelah pemerintah memutuskan PSBB baru mulai 11 Januari 2021 untuk menekan laju virus corona.

Dimana salah satunya tentang kapasitas kantor yang hanya boleh 25%. Hal tersebut menjadi alasan kuat investor melakukan aksi profit taking.

Adanya pembatasan baru ini akan mengancam produktifitas bisnis di Indonesia dan kekhwatiran baru akan peningkatan penyebaran pandemi virus corona.

Investor asing tercatat net sell sebesar Rp 698,94 miliar.  

Mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat kecuali indeks Nikkei turun 0,38%. Indeks TOPIX naik 0,28%, HangSeng  naik 0,15% dan CSI300 naik 0,92%. Ketegangan antara AS dan China meningkatkan setelah Donald Trump melarang transaksi AS dengan aplikasi pembayaran China.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan menguat memanfaatkan momentum pelemahan dollar AS di tengah spekulasi bahwa Demokrat dapat memenangkan Senat AS. Jika berhasil maka akan mengendalikan pemberian paket bantuan stimulus dan berdampak pemulihan ekonomi yang lebih besar. 

Selanjutnya investor domestik akan menanti data cadangan devisa dengan ekspektasi meningkat.(*)

Sumber: kontan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved