Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Cuaca Ekstrem di Anambas, Feri Cepat Batalkan Pelayaran, Sempat Ubah Jadwal Berangkat

Dampak cuaca ekstrem di Anambas, feri cepat rute Tanjungpinang-Batam-Anambas terpaksa membatalkan pelayarannya Selasa (12/1) besok.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id/RAHMA TIKA
Cuaca Ekstrem di Anambas, Feri Cepat Batalkan Pelayaran, Sempat Ubah Jadwal Berangkat. Foto penumpang feri dari Tanjungpinang menuju Tarempa, Kepulauan Anambas tiba di pelabuhan Tarempa. Foto diambil beberapa waktu lalu sebelum pandemi Covid-19. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Feri MV Putri Anggreni 05 akhirnya membatalkan keberangkatannya.

Feri dengan rute Tanjungpinang - Batam - Anambas ini terpaksa membatalkan keberangkatannya untuk Selasa (12/1) karena cuaca esktrem di Anambas.

Kapal yang dikelola PT Putra Maju Global Indonesia ini semula menunda keberangkatannya pada Minggu (10/1).

Manajemen kapal menjadwalkan kapal berlayar keesokan harinya.

Namun hal itu terpaksa dibatalkan karena kondisi cuaca yang tidak kondusif untuk transportasi laut.

"Sehubungan dari informasi BMKG dan instansi terkait, kami informasikan untuk keberangkatan hari Selasa dibatalkan karena cuaca masih ekstrem," ujar Manajemen PT Putra Maju Global Indonesia, melalui pesan singkat yang diterima TribunBatam.id, Senin (11/1/2021).

NELAYAN ANAMBAS - Lokasi pelabuhan di jalan Amat Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan dimana kapal-kapal nelayan Anambas bersandar, Jumat (4/12/2020).
NELAYAN ANAMBAS - Lokasi pelabuhan di jalan Amat Yani, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan dimana kapal-kapal nelayan Anambas bersandar, Jumat (4/12/2020). (TribunBatam.id/Rahma Tika)

Diketahui saat ini ketinggian gelombang di perairan Anambas mencapai 6 meter dengan kecepatan angin 60 kilometer per jam.

Pihak kapal akan kembali menginformasikan kepada penumpang yang akan berangkat ke Anambas sehari sebelum keberangkatan jika cuaca sudah membaik.

Keputusan KSOP Tanjungpinang Soal Pelayaran Anambas

Pelayaran dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang tujuan Anambas untuk sementara waktu ditunda.

Penyebabnya tidak lain cuaca ekstem di Provinsi Kepri sejak beberapa hari terakhir.

Tidak hanya pelayaran tujuan Anambas.

Ini juga berlaku bagi pelayaran dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang untuk tujuan di sekitar Anambas, seperti sejumlah pulau di Natuna.

Hujan disertai adanya potensi angin kencang sebelumnya sempat disampaikan BMKG.

Kondisi gelombang tinggi juga menjadi pertimbangan yang dinilai sangat membahayakan penumpang jika pelayaran ini tetap dioperasikan.

Baca juga: Pohon Tumbang Dampak Cuaca Ekstrem di Jalan Sudirman, Ancam Pengendara Bermotor di Batam

Baca juga: Longsor di Bengkong Indah Batam, Akses Jalan Sempat Macet, Warga Khawatir Longsor Susulan

TKI DI SRI BINTAN PURA - Pemeriksaan protokol kesehatan Tenaga Kerja Indonesia atau TKI di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (12/11/2020).
TKI DI SRI BINTAN PURA - Pemeriksaan protokol kesehatan Tenaga Kerja Indonesia atau TKI di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (12/11/2020). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

"Untuk sementara, kapal tujuan Anambas dan sekitarnya kita tunda sementara," ucap Kasi Keselamatan dan Pelayaran Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Tanjungpinang, Imran saat dikonfirmasi TribunBatam.id, Minggu (10/1/2021).

Sementara untuk rute pelayaran tujuan Lingga, Karimun dan Batam, sejauh ini masih relatif aman.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kelas III Tarempa memprediksi angin kencang dan gelombang tinggi.

Ketinggian gelombang laut pun maksimal diprediksi mencapai 6 meter.

BMKG juga memprediksi kondisi cuaca di perairan Utara Anambas mulai dari 10 Januari 2021 hingga 12 Januari 2021 diprakirakan akan hujan ringan sampai sedang.

Sementara di perairan selatan Anambas, kondisi cuaca dan gelombang hampir sama dengan di wilayah utara Anambas yakni 4 meter.

Cuaca ekstrem diprakirakan akan terjadi pada tanggal 12 Januari 2021.

Kondisi terkini cuaca di perairan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (10/1/2021).
Kondisi terkini cuaca di perairan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (10/1/2021). (TribunBatam.id/Rahma Tika)

"Untuk prakiraan cuaca, kami prediksi 3 hari kedepan terhitung hari ini masih berpotensi hujan ringan sampai sedang disertai hujan lebat.

Potensi angin kencang bisa mencapai 60 kilometer per jam," ujar Kepala BMKG Kelas III Tarempa, Sirajul Munir, Minggu (10/1/2021).

Pantauan TribunBatam.id di perairan Tarempa, gelombang terlihat sangat tinggi, ditambah angin bertiup cukup kencang.

Transportasi laut pun tidak ada terlihat melintas di perairan Tarempa. Ditambah lagi kondisi cuaca juga diguyur hujan ringan.(TribunBatam.id/Rahma Tika/Endra Kaputra)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved