Jumat, 24 April 2026

BATAM TERKINI

Longsor di Bengkong Sadai Batam, Akses Jalan Sempat Macet, Warga Khawatir Longsor Susulan

Hujan yang mengguyur Batam berakibat tanah longsor di Bengkong Sadai, Minggu (10/1) malam. Akses jalan di kawasan itu sempat macet.

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Longsor di Bengkong Sadai Batam, Akses Jalan Sempat Macet, Warga Khawatir Longsor Susulan. Foto longsor di Jalan Menur, Bengkong Sadai, Batam. Foto diambil Senin (11/1/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Longsor kembali terjadi di Batam. Kali ini tepat di Jalan Menur Bengkong Sadai, Batam.

Hal itu disampaikan Ketua RW 01, Kelurahan Bengkong Sadai, Eriyanto (42).

"Longsor itu terjadi di antara wilayah RT 01 dan RT 04. Tadi pagi Pak Lurah juga sudah ke sini," ujarnya kepada Tribunbatam.id, di Jalan Menur, Bengkong Sadai, Senin (11/1/2021).

Ia mengatakan, dari penjelasan Lurah, rencananya akan menurunkan lori dan meminta warga untuk gotong royong mengangkat tanah longsoran itu.

"Untuk tindaklanjut sebagai penanganannya, kita limpahkan ke pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Kejadian Longsor yang Menewaskan Danramil Tadi Malam, 11 Orang Tewas

Baca juga: LONGSOR di Bukit Senyum Batam, Satu Korban Ditemukan Meninggal Terjepit Kayu dan Semen Cor 

Ny Nur (61), warga yang tinggal di lokasi kejadian mengatakan longsor terjadi akibat hujan.

"Kejadiannya sebelum Magrib kemarin, akibat longsor itu sempat macet. Sebab jalan tidak bisa dilalui," katanya.

Ia menambahkan, jika terjadi longsor susulan, ia khawatir dengan pengguna jalan. Karena takut putusnya kabel listrik yang ada di sekitar longsoran itu.

Masih di lokasi yang sama, Ruslan pengguna sepeda motor yang melalui jalan itu mengatakan, ia juga khawatir jika terjadi longsor susulan.

"Bahaya ini bang, apalagi pas ada orang lewat tahu-tahu ditimpa longsor kan bahaya itu," ujarnya.

Pantauan Tribunbatam.id di lokasi, terlihat sejumlah pengguna jalan yang melewati Jalan Menur melirik ke samping, melihat longsoran tanah.

Sementara itu, tak jauh dari wilayah longsoran itu terdapat warung makan bernama Warung Lena Leni milik Lastri.

Warung makan itu tetap buka dan sejumlah orang juga terlihat sedang makan di sana.

Mujayana (52) salah satu pekerja di Warung Lena Leni mengaku ia tak begitu khawatir dengan longsor, dan masih bekerja.

"Tak takut aku om, soalnya kan agak jauh dari tebing itu," ujarnya.

KRONOLOGI Musibah Longsor di Bukit Senyum

Sebelumnya diberitakan, longsor terjadi di Bukit Senyum, Kelurahan Seraya, Batam. Tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (8/1/2021) sore.

Longsor itu menewaskan dua pekerja bangunan.

Peristiwa yang mengenaskan itu bermula saat  3 pria itu berencana melakukan lembur untuk melanjutkan proyek pengecoran.

Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy mengatakan berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh, peristiwa itu bermula saat 3 orang korban sedang bekerja lembur untuk pemasangan papan mal pengecoran.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba terjadi tanah longsor sehingga korban terjebak di reruntuhan tanah.

Upaya demi upaya menyelamatkan diri, 1 orang korban berhasil selamat atas nama Taufick, dan 1 orang korban, Slamet berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Tidak hanya korban Taufick dan Slamet, petugas tim gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban Bakri.

Baca juga: LONGSOR di Bukit Senyum Batam, Satu Korban Ditemukan Meninggal Terjepit Kayu dan Semen Cor 

Diketahui ketiga korban, masing-masing Bakri (50) tahun, Slamet dan M  Taufick (24) tahun mengerjakan rumah 3 lantai oleh PT Cahaya Ilham Barokah.

Pantauan TRIBUNBATAM.id hingga pukul 22:15 WIB petugas masih terus melakukan upaya pencarian. 

Satu unit alat berat beko hingga kini terus melakukan penggalian dan sejumlah bangunan reruntuhan dilakukan evakuasi. 

Seorang Korban Tertimbun Reruntuhan

Setelah 7 jam melakukan evakuasi penggalian tanah longsor dan runtuhan gedung bangunan akhirnya tim gabungan berhasil menemukan korban Bakri.

Korban Bakri yang merupakan seorang buruh bangunan itu ditemukan tertimbun di antara reruntuhan proyek bangunan.

Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy mengatakan, korban sudah ditemukan dan telah dievakuasi.

"Kita baru menemukan tubuhnya, baru saja sekira pukul 01:00 WIB dini hari. Korban ditemukan di antara kayu dan semen cor saat tanah longsor," ujarnya.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Ronaldy mengaku saat melakukan evakuasi, pihaknya mengaku sempat kewalahan lantaran kondisi gelap.

Bahkan saat tubuh korban ditemukan terjepit di antara bangunan, pihaknya juga harus berhati-hati mengevakuasinya.

"Iya, alhamdullillah kedua korban yang dicari sudah berhasil kita temukan. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Baca juga: Foto-foto Longsor di Bukit Senyum Batam, Dua Warga Tewas Tertimbun Tanah

Kini korban pun sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Sebelumnya tim gabungan menerjunkan 1 alat berat beko untuk melakukan penggalian lokasi tanah longsor.

Peristiwa itu terjadi di Bukti Senyum, Kelurahan Seraya, Kota Batam, tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (8/1/2021) sore sekitar pukul 17:00 WIB.

Dalam kejadian itu, dua orang pekerja bangunan tewas.

Peristiwa yang mengenaskan itu bermula saat 3 orang pria berencana melakukan lembur untuk melanjutkan proyek pengecoran.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu bermula saat 3 orang korban sedang bekerja lembur untuk pemasangan papan mal pengecoran.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba terjadi tanah longsor sehingga korban terjebak di reruntuhan tanah.

Upaya demi upaya menyelamatkan diri, 1 orang korban berhasil selamat atas nama Taufick, dan 1 orang korban, Slamet dan Bakri berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Diketahui ketiga korban yakni  Bakri (50) tahun, Slamet dan M  Taufick (24) tahun mengerjakan rumah 3 lantai oleh PT Cahaya Ilham Barokah.

Aparat Kerahkan Alat Berat

 Sebuah alat berat diturunkan dalam pencarian Korban longsor yang terjadi di Bukit Senyum Batam.

Longsor tersebut terjadi tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (08/01/2021).

Pantauan TribunBatam.id di lokasi kejadian, sekira pukul 20.30 WIB, Jumat (08/01/2021)

Terlihat pihak kepolisian, beserta tim INAFIS, dan Basarnas melakukan evakuasian terhadap korban.

Informasi yang dihimpun TribunBatam.id, korban yang meninggal ada dua orang, satu sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam RSBB.

Sedangkan yang satunya masih dalam pencarian, menggunakan eskapator.

Selain itu terlihat ada puluhan warga yang meramaikan di lokasi kejadian, dan terdapat dua orang perempuan yang menangis histeris, diduga mereka adalah keluarga korban.

Hingga saat ini, TribunBatam.id belum mendapat informasi identitas korban Longsor tersebut.

"Nanti ya mas, tunggu selesai dulu, nanti Kapolsek yang keluarkan statement," ujar salah satu polisi yang berada di lokasi.

Hingga saat ini, proses pencarian korban yang satunya masih berlanjut. 

Dua Pekerja Tewas

Situasi tewasnya dua orang pekerja bangunan membuat heboh kawasan tersebut.

Dua orang meninggal dunia di Bukit Senyum kota Batam akibat tertimbun Longsor, 

Suasana haru terlihat dari lokasi kejadian, dua orang wanita yang diduga famili korban terlihat menangis histeris.

Mereka seolah tidak menyangka kejadian ini membuat dua pekerja bangunan itu tewas seketika.

Bencana longsor terjadi lagi di kota Batam.

Kali ini longsor terjadi di Bukti Senyum, Kelurahan Seraya, Kota Batam, tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (08/01/2021).

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 18.30 WIB.

Akibat longsor ini, 2 (dua) orang pekerja bangunan yang sedang membangun pagar rumah di samping masjid tersebut tewas seketika.

Warga berjaga-jaga saat longsor di Bukit Senyum Batam, Jumat (8/1/2021)
Warga berjaga-jaga saat longsor di Bukit Senyum Batam, Jumat (8/1/2021) (TRIBUNBATAM/ILHAM)

Kapolsek Batu Ampar Kompol Nendra Madya Tias  saat dihubungi via WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya benar bang saat ini kami lagi melakukan proses evakuasi nanti kami kabarkan lagi," ujar Nendra.

Pantauan TribunBatam.id di lokasi kejadian, tampak ada puluhan orang yang berada dilokasi kejadian.

Tampak dua orang wanita yang menangis histeris di depan lokasi kejadian.

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban longsordi Bukti Senyum, Kelurahan Seraya, Kota Batam, tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (08/01/2021).
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban longsordi Bukti Senyum, Kelurahan Seraya, Kota Batam, tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (08/01/2021). (TRIBUNBATAM/ILHAM)

Hingga saat ini, TribunBatam.id belum mendapat informasi identitas korban Longsor tersebut.

"Nanti ya mas, tunggu selesai dulu, nanti Kapolsek yang keluarkan statement," ujar salah satu polisi yang berada di lokasi,

Selain itu juga tampak mobil BNPB turun untuk mengevakuasi korban.

Hingga berita ini dikirim, pihak kepolisan sedang melakukan olah TKP.

Tewas tertimbun

Dua pekerja bangunan tewas tertimbun longsor yang terjadi di Bukit Senyum, Seraya, Kota Batam.

Mereka tewas ditempat usai tanah menimbun mereka berdua. 

Informasi yang dihimpun Tribunbatam.id di lapangan, Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 18.30 WIB. 

Baca juga: Usai 10 Jam Diperiksa, Gisel Sebut Nama Gading Marten

Baca juga: 5 Pupuk Terbaik untuk Caladium, Dijamin Tumbuh Sehat dan Subur

Dua pekerja terjebak longsor ketika sedang membangun pagar rumah di samping masjid itu.

Kapolsek Batu Ampar Kompol Nendra Madya Tias saat dihubungi via WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya benar bang saat ini kami lagi melakukan proses evakuasi nanti kami kabarkan lagi," ujar Nendra.

(TribunBatam.id/Muhammad Ilham/Beres Lumbantobing)

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved