Breaking News:

BATAM TERKINI

BP Batam Siapkan Dokumen Lelang Tender Pengelolaan Air Bersih  

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, saat ini BP Batam tengah mempersiapkan proses lelang pengelolaan air.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
tribunbatam.id/Dewi Haryati
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, saat ini BP Batam tengah mempersiapkan proses lelang pengelolaan air. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam konsen dalam pengelolaan air bersih di Batam.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, saat ini BP Batam tengah mempersiapkan berbagai hal terkait proses lelang tersebut. 

"Saat ini sudah memasuki proses penyusunan dokumen terkait tender," ujar Dendi, Selasa (12/1/2021).

Sejauh ini pihaknya belum mengungkap berapa jumlah perusahaan yang bakal ikut tender.

Mengingat, pihaknya masih fokus pada proses penyusunan dokumen tersebut. 

"Sampai saat ini, kita masih dalam fokus penyusunan dokumen, saya belum monitor berapa perusahan dan dari negara mana yang akan ikut dalam tender air tersebut," kata Dendi.

Sementara itu, Tim Pengendali Teknis Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam, Arham S Torik mengakui tender pengelolaan air di Batam nanti akan melalui dua tender. Yakni tender di hilir dan hulu. 

“Pengelolaan di hulu, nantinya akan dimulai dari daerah tangkapan air (DTA), waduk, hingga instalasi pengolahan air (IPA). Sementara, di hilir mulai dari Non Revenue Water (NRW), distribusi air bersih hingga pelayanan,” tuturnya.

Baca juga: AWAL Februari, Tender Pengelola Air Bersih 25 Tahun ke Depan Dibuka, Siapa Pengganti ATB?

Ia menilai siapapun nantinya yang bakal jadi pemenang, tidak boleh dikuasai kedua-duanya (mulai dari hulu ke hilir).

Mengingat sudah ada Undang-Undang Sumber Daya Air dimana saat ini pengelolaan air bersih tidak boleh dilakuakn mulai dari hulu dan hilir. 

Namun harus dipilih. Dimana nantinya pihak swasta hanya sebagai operator dan pemeliharaan saja.

Ia menambahkan untuk mengikuti prises tender ini Badan Pengusahan (BP) Batam tengah mempersiapkan berbagai 
kriteria.

Sekaligus melakukan kajian mengenai pembentukan badan usaha.

”Februari akan dimulai lelangnya. Sehingga di akhir Maret sudah bisa kita umumkan pemenangnya," katanya. 

Lelang Dibuka Awal Februari

Badan Pengusahaan (BP) Batam akan kembali membuka lelang tender operator Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) di Batam.

Saat ini, SPAM Batam masih dioperasikan oleh PT Moya SPAM Batam dengan masa perjanjian kerjasama dari 15 November 2020 sampai 15 Mei 2021 mendatang.

Setelahnya, tanggungjawab pengoperasian SPAM Batam akan diberikan kepada pemenang lelang selanjutnya dengan masa perjanjian 25 tahun.

Menjelang itu, kini BP Batam tengah mempersiapkan proses lelang tender, baik dari jadwal lelang hingga kriterianya. 

Menurut Ketua Tim Pengendali Teknis Monitoring dan Evaluasi (Monev) SPAM Batam, Arham S Torik, tahap-tahap persiapan proses lelang mencapai hampir di atas 60 persen.

"Harapan kami begitu selesai, di akhir Januari sudah bisa kita umumkan jadwal tendernya," ungkap Arham, Kamis (7/1/2021).

Lelang tender akan dilaksanakan secara terbuka.

Baca juga: 25 Tahun Tangani Air Bersih Batam, PT ATB Ungkap Deretan Faktor Penyebab Tingginya Tagihan Air

Meski demikian, BP Batam tetap memperhatikan kompetensi dan pengalaman dari para peserta tender.

Nantinya akan dibuka dua tender dalam lelang tersebut, yakni pengelola SPAM dari sisi hulu dan pengelola dari sisi hilir.

Ia menambahkan, pemenang lelang tidak boleh menguasai SPAM Batam dari hulu hingga hilirnya dan sifat tugasnya hanya sebagai operator dan pemeliharaan saja.

Sejak beberapa hari lalu telah BP Batam telah menjalani pendampingan legal assistance oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) dalam hal penyusunan Daftar Penerimaan Proposal (DPP).

"Kita upayakan proses pendampingan ini selesai di akhir Januari, sehingga lelang dapat dibuka di awal Februari dan pemenangnya sudah bisa diumumkan pada pertengahan Maret 2021," jelas Arham.

Arham mengakui, saat ini seluruh instalasi yang tengah dioperasikan PT Moya Indonesia telah bebas dari sengketa, sehingga tergolong ke dalam barang milik negara (BMN).

Pada akhirnya nanti, status kerjasama BP Batam dengan pengelola SPAM selanjutnya bukan berbentuk konsesi.

"Konsesi kan kalau misalnya Batam belum punya WTP (water treatment plant). Sekarang sudah ada dan kapasitasnya akan ditambah," ujar Arham.  (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami)

 
*Baca Berita TRIBUNBATAM.id lainnya di google news
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved