Breaking News:

GEMPA TERKINI

Gempa Hari Ini 2021, Gempa 4,3 SR Guncang Baturube Morowali Utara Sulteng, Ini Penjelasan BMKG

Menurut BMKG Gempa Baturube Morowali Utara Sulteng dengan magnitudo 4,3 terjadi Kamis (14/1/2021) siang pukul 13.57 WITA atau pukul 12.57 WIB

Penulis: Mairi Nandarson
Editor: Mairi Nandarson
twitter/infobmkg
Pusat Gempa Mag 4.3 atau 4,3 Skala Richter di Baturube, Morowali Utara , Kamis (14/1/2021) siang pukul 13.57 WITA 

MOROWALI UTARA, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi gempa hari ini 2021 di Baturube, Morowali Utara Sulawesi Tengah, Kamis (14/1/2021) siang.

Dikutip dari penjelasan BMKG di akun resminya di Instagram, BMKG menyebut terjadi gempa tektonik berkekuatan 4.3 skala Richter di Baturube, Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Menurut BMKG Gempa Baturube Morowali Utara Sulteng dengan magnitudo 4,3 terjadi Kamis (14/1/2021) siang pukul 13.57 WITA atau pukul 12.57 WIB.

Gempa Morowali Utara dengan magnitudo 4.3 itu berpusat di darat sekira 15 km arah Barat Laut Baturube, dan berada di kedalaman 11 km.

Dalam penjelasan Kepala Stasiun Geofisika Palu Cahyo Nugroho, SE, S.Si sebagaimana dikutip dari instagram resmi InfoBMKG, mengatakan gempa terjadi karena aktivitas sesar lokal.

Pusat gempa di Baturube, Morowali Utara, Sulteng, Kamis (14/1/2021) pukul 13.35 WITA.
Pusat gempa di Baturube, Morowali Utara, Sulteng, Kamis (14/1/2021) pukul 13.57 WITA. (twitter/infoBMKG)

Baca juga: GEMPA HARI INI 2021 Gempa 5,9 SR Guncang Majene Sulbar Kamis Siang 13.35 WIB, Simak Info BMKG

Berikut data info gempa Baturube Morowali Utara Sulteng sebagaimana dikutip dari twitter Info BMKG:

#Gempa Mag:4.3, 14-Jan-21 12:57:13 WIB, Lok:1.69 LS, 121.69 BT (Pusat gempa berada di darat 15 km BaratLaut Baturube), Kedlmn:11 Km Dirasakan (MMI) II-III Kolonodale, II Poso, II Ampana #BMKG

Berikut penjelasan lengkap BMKG yang dilansir dari akun resmi instagram BMKG:

GEMPABUMI TEKTONIK M = 4.3 MENGGUNCANG BATURUBE (KAB. MOROWALI UTARA) PROPINSI SULAWESI TENGAH*

● Hari Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13:57 WITA, wilayah Baturube (Kab. Morowali Utara), Propinsi Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M = 4.3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.69 LS - 121.69 BT atau tepatnya berlokasi di darat, 15 km arah baratlaut Baturube (Kab. Morowali Utara), Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 11 km.

● Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal setempat.

● Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan II-III MMI di KolonodaleII MMI di Poso, Ampana,; . Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

● Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG.

Informasi ini disampaikan di Palu, pada Kamis 14 Januari 2021 oleh Kepala Stasiun Geofisika Palu, Cahyo Nugroho, SE, S.Si.

Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ust Yusuf Mansur: Mohon Doanya

Apa itu Skala MMI?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa.

BMKG membagikan skala MMI dalam angka I hingga XII sebagaimana dikutip dari situs BMKG, masing-masing tingkatan memiliki arti sebagai berikut

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

(tribunbatam.id/son)

.

.

sumber: Info BMKG twitter, info BMKG instagram, baca juga berita lainnya di Google News
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved