Sabtu, 25 April 2026

PENANGANAN COVID

Vaksinasi Covid-19 di Batam, Kadinkes Pilih di Ruang Terbuka, 'Lebih Humanis & Friendly'

Soal vaksinasi covid-19 di Batam, Kadinkes mengaku tidak ada anjuran khusus mengenai tempat dan lokasi pemberian vaksin.

TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Vaksinasi Covid-19 di Batam, Kadinkes Pilih di Ruang Terbuka. Foto Rapat di Panggung Utama Dataran Engku Puteri Batam Center lokasi vaksinasi covid-19 di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi mengaku tidak ada anjuran khusus mengenai tempat pelaksanaan vaksin corona.

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 menurutnya bisa di dalam maupun di luar ruangan.

Rencananya, pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap pertama akan dilaksanakan Jumat (15/1).

"Sebenarnya kalau tak ramai dan tak ada seremonial, bisa juga di ruangan tertutup ataupun poliklinik.

Tapi karena besok seremonial dan banyak orang, maka kita lakukan di ruangan terbuka," ujarnya, Kamis (14/1/2021).

Ruangan terbuka dipilih untuk mematuhi protokol kesehatan.

Apabila vaksinasi dilakukan dalam ruangan tertutup, ia khawatir social distancing tak diberlakukan.

"Takutnya ada penularan Covid-19 pula," sebut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam ini.

Vaksin Corona Masuk Batam, Disimpan di Ruang Khusus Bersuhu 8 Derajat Celcius. Foto vaksin corona disimpan di gedung UPT Instalasi Farmasi Dinkes Batam di Sekupang, Provinsi Kepri, Rabu (13/1/2021).
Vaksin Corona Masuk Batam, Disimpan di Ruang Khusus Bersuhu 8 Derajat Celcius. Foto vaksin corona disimpan di gedung UPT Instalasi Farmasi Dinkes Batam di Sekupang, Provinsi Kepri, Rabu (13/1/2021). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sebelumnya perihal tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dibahas dalam rapat bersama Provinsi dan Pusat.

Disepakati dalam rapat tersebut, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara simbolis dilakukan di Rumah Sakit (RS).

Namun hanya Kota Batam saja yang mengajukan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara simbolis ini dilakukan di ruangan terbuka.

Yakni Dataran Engku Puteri Batam Center.

"Karena kalau di rumahsakitkan terkesan menakutkan dan menyeramkan.

Suasana di outdoor itu terkesan lebih humanis, friendly dan disaksikan semua orang," tutur Didi sembari tersenyum.

Kendatipun pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara simbolis dilapangan terbuka, pihaknya sudah menyediakan berbagai fasilitas tambahan. Seperti TD ICU, ambulans dan RS Rujukan.

"Kita tetap harus siapkan back-upnya," katanya.

Didi mengakui, efek samping vaksinasi ini hanya ringan dan tidak berbahaya.

Baca juga: Risiko yang Mengintai bila Ibu Hamil Nekat Vaksin Covid-19, Bisa Picu Cacat Lahir

Baca juga: Ukir Sejarah, Kabinda Kepri Jadi Orang Pertama Divaksinasi Corona dan Reaksi Kapolda Kepri

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah jadi orang kedua di Kepri divaksin Corona, Kamis (14/1/2021
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah jadi orang kedua di Kepri divaksin Corona, Kamis (14/1/2021 (TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)

Usai disuntik, istrihatan selama 15 menit, pasien bisa langsung beraktivitas kembali.

"Kemungkinan kecil terjadi demam. Palingan nyeri atau meriang saja," katanya.

Ia menambahkan, untuk jadwal vaksinasi covid-19 ini, setiap rumah sakit tidak serentak dalam 1 hari.

Pasti pesertanya dibagi-bagi menjadi beberapa hari.

"Berdasarkan juknisnya itu kita harus siapkan 4 station. Pertama pendaftaran, kedua screening, ketiga suntik, keempat istirahat.

Nah peserta 20 orang ini sudah kita screening. Kita isi datanya juga. Jadi meja pertama kita skip saja. Screening nanti kasar saja. Bisa dibilang pengulangan saja.

Seperti cek tensi ulang, suhunya lalu ditanyakan ada gejala atau tidak," paparnya.

Wakil Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Forkopimda melihat langsung vaksin corona yang masuk ke Batam lewat Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (13/1/2021).
Wakil Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Forkopimda melihat langsung vaksin corona yang masuk ke Batam lewat Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (13/1/2021). (TribunBatam.id/Alamudin Hamapu)

Didi menegaskan orang pertama yang akan disuntik adalah Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Namun orang kedua masih belum ditentukan.

Muhammad Rudi - Amsakar Achmad Siap Divaksin

H-1 jelang vaksinasi Covid-19, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad masih mengaku siap untuk divaksin. Agar anti bodi menjadi kebal.

"Alhamdulilah masyarakatpun mulai open dengam vaksinasi ini," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat berada di Kantor DPRD Kota Batam, Kamis (14/1/2021).

Diakuinya hari ini, para nakes melakukan gladi untuk kesiapan vaksinasi secara simbolis di Panggung Utama Dataran Engku Puteri Batam Center. Sehingga pelaksanaan bisa berjalan dengan baik.

"Besokpun saya kira tak begitu ruwet soalnya hanya 20 orang," katanya.

Terpenting, lanjut Amsakar, diskusi vaksinasi yang kontra bisa selesai. Sehingga tingkat kekhawatiran masyarakat bisa hilang.

"Kami semua sudah dicek kesehatannya. Pak Wali pun Insya Allah ikut," tegasnya.

WALI KOTA BATAM - Wali kota Batam Muhammad Rudi bersama muspida mengunjungi TPS 40 Fasum RW 001 Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Rabu (9/12/2020).
WALI KOTA BATAM - Wali kota Batam Muhammad Rudi bersama muspida mengunjungi TPS 40 Fasum RW 001 Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Rabu (9/12/2020). (TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Sebelumnya diberitakan, H-1 jelang vaksinasi Covid-19 secara simbolis Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi rapat persiapan via zoom bersama pihak kesehatan. Seperti Rumah Kesehatan, Puskesmas, Klinik, KKP dan lainnya.

Kendalanya yang dibahas saat rapat tersebut adalah, tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah terdaftar dan jadwalnya hari ini, tapi belum bisa divaksin. Lantaran, vaksinasi secara simbolis dijadwalkan pada Jumat (15/1/2021).

"Di Batam melakukan vaksinasi besok, Sementara kendalanya tadi dalam registrasi, Nakes ternyata sudah ada yang keluar namanya untuk di vaksin hari ini dan untuk besok. Kita kan susah juga.

Padahal rencananya kick off dulu baru vaksin. Kita sudah ditanyakan ke Provinsi apakah bisa ditunda besok. Atau registrasi ulang apakah bisa," papar Didi.

Diakuinya tenaga vaksinator disetiap Rumah Sakit sudah disiapkan. Dan para petugas sudah refreshing bersama Bapelkes secara daring.

"Re-freshing sedikit bagaimana tata caranya secara daring," ujar pria Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam ini.(TribunBatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved