Breaking News:

FPI Tanpa Atribut Buka Dapur Umum Korban Banjir Kalimantan Selatan, Foto Beredar di Medsos

Di media sosial beredar foto dan video keterlibatan eks anggota dan simpatisan Front Pembela Islam membantu korban banjir di Kalsel

Hilmi Kalsel
FPI tanpa Atribut Buka Posko Dapur Umum Korban Banjir Kalimantan Selatan, Foto Beredar di Medsos 

Terpisah, sebanyak 15 personel SAR (Search And Rescue) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalsel juga diterjukan untuk membantu korban banjir di Desa Pengaron Kabupaten Banjar dan Desa Bati-bati, Kabupaten Tala sejak Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Viral Video Dua Mempelai Pengantin Terjang Banjir Demi Nikah, Endingnya Malah Tak Terduga

Baca juga: Banjir, Akses Jalan ke Kantor Camat Nongsa Terendam Air Lagi, Warga Kesulitan Urus Dokumen

"Kami menerjunkan 15 personel untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan menggunakan sarana Perahu karet, Bus, Truck dan Double Cabin, untuk mengevakuasi korban ketempat yang lebih aman," kata Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol Nyoman Budiarja, S.I.K., M.Si.

Dia mengatakan, personel yang diterjunkan tersebut bergabung dengan personel dari Polres dan Polsek setempat serta relawan fokus membantu mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumah dikepung banjir.

Banjir terjadi merata di hampir semua wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan
Banjir terjadi merata di hampir semua wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan (Twitter @ErDolceLovers)

Selain membantu evakuasi, pihaknya juga melakukan patroli di daerah setempat untuk mengetahui daerah banjir lainnya.

Berdasarkan data dari personel Dit Polairud Polda Kalsel, banjir yang meredam Desa Pengaron Kabupaten Banjar mencapai ketinggian air lebih dari 1 meter dengan jumlah rumah yang terendam sebanyak 200 unit dan jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 250 KK.

Baca juga: Dua Kelurahan di Batuaji Atensi Pemko Batam, Tiga Kali Normalisasi Masih Kebanjiran

Baca juga: Bantu Korban Banjir, Polsek Tanjungpinang Timur Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih

Baca juga: Politisi Hanura Reni Ajak Pemko Serius Tangani Banjir di Tanjungpinang

Sedangkan banjir yang berada di Desa Bati-bati Kabupaten Tala mencapai ketinggian air lebih dari 1,5 meter dengan jumlah KK terdampak sekitar 394 KK.

Selain mengevakuasi masyarakat beserta harta bendanya ke tempat yang aman, personel Dit Polairud Polda Kalsel juga memberikan Sembako sembari menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap risiko bahaya aliran listrik.

Personel Sat Brimob Polda Kalsel mengevakuasi warga korban banjir di Kalsel
Personel Sat Brimob Polda Kalsel mengevakuasi warga korban banjir di Kalsel (Humas Polda Kalsel untuk BPost)

Warga butuh bantuan logistik

Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan juga menjadi satu kecamatan yang terdampak banjir, Jumat (15/1/2021).

Diungkapkan, Camat Gambut, Ahmad Fauzan, SSTP, banjir kali ini merupakan banjir terparah sejak 40 tahun terakhir merendam Kecamatan Gambut.

"Ini yang terparah, rumah-rumah yang tidak pernah ke banjiran turut terdampak banjir dengan kedalaman air yang bervariasi," Ujar Fauzan Kepada Banjarmasinpost.co.id.

Menurut nya, ketinggian air di jalan-jalan masuk komplek atau gang sudah sepaha.

Sementara untuk di dalam rumah ada yang mencapai selutut atau di atas 50 sentimeter.

Mengingat banjir ini adalah yang terparah, pihaknya menginstruksikan kepada Lurah dan Pembakal untuk mendirikan Posko siaga banjir sekaligus untuk tempat pengungsian di tiap desa dan kelurahan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved