Breaking News:

FPI Tanpa Atribut Buka Dapur Umum Korban Banjir Kalimantan Selatan, Foto Beredar di Medsos

Di media sosial beredar foto dan video keterlibatan eks anggota dan simpatisan Front Pembela Islam membantu korban banjir di Kalsel

Hilmi Kalsel
FPI tanpa Atribut Buka Posko Dapur Umum Korban Banjir Kalimantan Selatan, Foto Beredar di Medsos 

"Sementara Posko Induk sekaligus tempat pengungsian di Kecamatan Gambut. Ada di Gedung Serbaguna Aula Kecamatan Gambut," Ujarnya.

Baca juga: Dua Kelurahan di Batuaji Atensi Pemko Batam, Tiga Kali Normalisasi Masih Kebanjiran

Baca juga: TITIK Banjir di Batam Makin Banyak, BP Batam Bakal Bangun Drainase Lebar 7 Meter Sedalam 3 Meter

Semenjak debit air semakin naik dari kemaren, menurutnya sudah hampir 100 orang yang di evakuasi ke Gedung Serbaguna ini.

Namun, sekarang bertambah menjadi 100 lebih yang terdiri dari Ibu-ibu, lansia, anak-anak dan lainnya. Sedangkan pengungsi di kelurahan gambut mencapai 7 ribu atau sekitar 2250 KK.

Untuk bantuan, saat ini bantuan logistik yang di dapat adalah dari Anggota DPRD dapil 3 dari putra dan putri asli Gambut, Kabupaten Banjar, PDAM Intan Banjar, Bank BRI, PD Baramarta, Dinsos Kalsel dan para dermawan lainnya.

Dampak Banjir di Bintan, Jembatan Tirta Madu - Gesek Putus. Foto ilustrasi
Dampak Banjir di Bintan, Jembatan Tirta Madu - Gesek Putus. Foto ilustrasi (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Evakuasi warga yang terdampak banjir ke Gedung Serbaguna Aula Kecamatan Gambut di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Namun, dirinya juga tidak memungkiri masih menunggu dan mengharapkan bantuan dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar.

"Bantuan tambahan logistik seperti mie, minyak goreng, beras, telor, ikan kaleng, air mineral untuk di dapur umum," katanya.

Baca juga: Terendam Banjir, Mesin Pompa PDAM Tirta Kepri Rusak, Pelayanan Air Bersih Terganggu

Dan bantuan terpenting juga kami memerlukan karpet atau alas tidur serta selimut untuk warga, khususnya untuk para lansia dan anak-anak yang ada di pengungsian ini.

"Kami juga sedang menunggu bantuan perahu karet yang saat ini sedang dikirim oleh UPT Damkar Kabupaten Banjar," Sambungnya.

Diketahui, Dalam proses pengevakuasian warga Kecamatan Gambut pihaknya berkoordinasi serta bekerjasama dengan TNI Koramil 1006-08 Gambut, Polsek, UPT Damkar serta dibantu pula oleh Relawan Kerukunan Gambut yang merupakan gabungan BPK swasta dan relawan di Gambut.

Front Persaudaraan Islam turun ke lokasi banjir

Sementara itu, di media sosial beredar foto dan video keterlibatan eks anggota dan simpatisan Front Pembela Islam.

Akibat hujan seharian di Batam, Ahad (10/1/2021), akses jalan dari Seraya atas menuju ke Batu Ampar, tergenang air.
Akibat hujan seharian di Batam, Ahad (10/1/2021), akses jalan dari Seraya atas menuju ke Batu Ampar, tergenang air. (TRIBUNBATAM/RONNYE)

Meski tanpa atribut, mereka yang kini menyebut sebagai Front Persaudaraan Islam mendirikan posko hingga melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terjebak banjir di sejumlah kabupaten, salah satunya Kabupaten Tanah laut

Front Persaudaraan Islam Kalimantan Selatan melalui HILMI Kalimantan Selatan memutuskan untuk membuka dua Posko Dapur Umum untuk warga terdampak banjir, yaitu 1 Posko Dapur Umum berada di Desa Bati-bati serta satu Posko lagi berada di Desa Benua Raya Kecamatan Bati-bati.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved