Breaking News:

Pesan WA dari Nomor Anak Dikira Bercanda, Ayah Terpukul Temukan Jenazah Putranya di Rumah Sakit

Awalnya, ayah mahasiswa Telkom University Bandung terima pesan WA berisi permintaan uang tebusan dari pelaku pembunuhan

(istimewa)
Fathan Ardian Nurmiftah Korban Pembunuhan yang Dibungkus Bed Cover di Karawang, Mahasiswa Telkom University Bandung 

TRIBUNBATAM.id - Hati orang tua mana yang tidak hancur mendengar sang putra yang sedang menuntut ilmu di sebuah universitas meninggal dunia secara tak wajar.

Orang tua Fathan Ardian Nurmiftah, mahasiswa Telkom University Bandung, Jawa Barat cukup terpukul atas peristiwa yang menimpa anaknya.

Para pelaku pembunuhan mahasiswa Telkom tersebut sudah diringkus polisi.

Para pembunuh tersebut sempat berkeyakinan perbuatan pidana mereka tidak akan tercium polisi.

Namun, polisi cepat mengungkap aksi mereka dan melakukan sejumlah penangkapan di beberapa tempat.

Fathan Ardian korban pembunuhan
Fathan Ardian korban pembunuhan (TribunJabar/ist)

Pengungkapan kematian Fathan bermula dari penemuan jasad di parit sawah.

Waktu ada seorang warga Dusun Kecemek, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menemukan mayat dalam kondisi terlilit kasur dan plastik, Rabu (13/1/2021).

Jhovan Fernando alias Jo, merupakan tersangka utama kasus pembunuhan tersebut.

Pengangguran yang sempat mengaku sebagai dukun sakti ini sebelumnya mendatangi kontrakan Fathan.

Usai membunuh, dia dan kawannya mengirim pesan dan meminta uang tebusan ke keluarga korban.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved