Sabtu, 2 Mei 2026

19 Napi Kabur Seolah Sudah Susun Rencana, Ancam Kalapas Pakai Parang Hingga Ada Mobil yang Jemput

19 orang Narapidana penghuni Lapas Klas II B Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua melarikan diri, Minggu (17/01/2021) sekitar pukul 11.40 WIT

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
AFP/Dondi Tawatao
19 Napi Kabur dengan mengancam Kalpas pakai parang kemudian keluar penjara. Sementara itu sudah ada mobil yang menjemput diluar 

TRIBUNBATAM.id |JAYAPURA -- Pelarian 19 warga binaan di lapas Wamena sepertinya sudah tersusun rapi dan ada campur tangan orang luar.

Sebab saat mereka melarikan diri sudah ada yang menjemput.

Penjemputan dilakukan oleh sebuah mobil yang menunggu mereka keluar.

Sembilan belas orang Narapidana penghuni Lapas Klas II B Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua melarikan diri, Minggu (17/01/2021) sekitar pukul 11.40 WIT.

Mereka berhasil kabur setelah lebih dulu mengancam petugas dengan senjata tajam parang.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen membenarkan kejadian itu.

“Ya, tadi pagi 19 Napi kabur dari Lapas Wamena.

Ilustrasi Napi kabur.
Ilustrasi Napi kabur. (internet)

Mereka berhasil keluar Lapas setelah mengancam petugas Lapas, “kata Kapolres saat dikonfirmasi melalui selulernya.

Awalnya, di lingkungan Papas dilakukan kegiatan ibadah gereja hari minggu.

“Kegiatan rutin setiap hari minggu, dan biasanya dihadiri keluarga para Napi,”ucap Kapolres.

Usai ibadah, petugas Lapas kemudian melakukan proses pengeluaran keluarga Napi.

Ketika proses sedang berjalan, ada beberapa Napi yang mengeluarkan senjata tajam dan mengancam petugas.

“Para Napi itu mengancam petugas yang berjaga di pintu utama lalu keluar Lapas,”tandas Kapolres.

Saat diluar Lapas, sudah ada mobil yang menunggu para Napi yang kabur.

Mereka kemudian naik mobil tersebut dan menjauh dari Lapas.

Lubang yang dibuat untuk melarikan diri oleh napi terpidana mati kasus narkoba, WN China
Lubang yang dibuat untuk melarikan diri oleh napi terpidana mati kasus narkoba, WN China (Istimewa/Warta Kota)

“Ada mobil yang menunggu diluar, lalu para Napi kabur dengan mobil itu,”ungkapnya.

Menurut Kapolres pihaknya dan pihak Lapas masih melakukan pengejaran terhadap para Napi yang kabur.

“Masih kami kejar ke beberapa tempat yang kemungkinan menjadi tempat persembunyian mereka,”jelas Kapolres.

19 orang Napi Kelas IIB Lapas Wamena tang kabur,

1) Omiles Wanimbo (kasus Narkoba/6 tahun-25-06-2026).
2) Yoram Endama (kasus Narkoba/5 tahun 6 bulan - 24.03.2024).
3) Matius Wandikbo (kasus pembunuhan/15 tahun - 24.01.2032).
4) Yohanis Hilapok (kasus Pencurian/2 tahun - 06.01.2021).
5) Sony Yando (Kasus kerusuhan 23 September 2019/Tahanan).
6) Yafet Alua (kasus Pencurian kekerasan/1 tahun 10 bulan - 15.03.3022).
7) Menang Elopere (kasus Pencurian/4 tahun - 26.12.2023).
8 Erianus Gombo (kasus Narkoba/5 tahun - 11.12.2024).
9) Alpianus Logo (kasus Narkoba/14 tahun - 05.08.2032).
10) Eki Dabi (kasus Pembunuhan/7 tahun - 21.08.2026).
11) Narius Wenda (kasus Pembunuhan pasca kerusuhan 23 September 2019/Tahanan).
12) Akiok Wuka (Kasus Pembunuhan Pendeta tahun 2018/13 tahun - 19.12.2030).
13) Isak Wandik (kasus Amunisi/3 tahun 6 bulan-31-10-2021 - 31.10.2021).
14) Teri Wandikbo (2 tahun - 08.10.2021
15) Iman Elopere (Kasus Pemerkosaan/11 tahun - 02.05.2031).
16) Warles Meage (Kasus Pemerkosaan/6 tahun - 18.09.2026).
17) Tresta Iyaba (Kasus Kerusuhan 23 September 2019/6 tahun - 12.08.2025).
18) Sale Gombo (kasus Pembunuhan/3 tahun - 18.07.2022).
19) Miguel Kenelak (kasus Narkoba/6 tahun - 04.04.2024).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi 19 Napi Lapas Wamena Kabur, Sudah Ada Mobil yang Menjemput Mereka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved