Breaking News:

INFO KEUANGAN

Rupiah Terkuat se-Asia, Catatkan Rekor Penguatan Terbesar, Cek Kurs Dollar Rupiah

Rupiah pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan pada perdagangan

Editor: Danang Setiawan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Rupiah Terkuat se-Asia, Catatkan Rekor Penguatan Terbesar, Cek Kurs Dollar Rupiah 

Diikuti, yuan China yang terkerek 0,08%.

Sedangkan ringgit Malaysia bergerak datar alias stabil seperti perdagangan hari sebelumnya.

Penguatan rupiah sejalan dengan data surplus neraca perdagangan yang mencapai US$ 21,74 miliar di sepanjang tahun lalu.

Menguat 0,23 % Pada Rabu 13 Januari 2021

Kurs dollar rupiah-menguat' title=' rupiah menguat'> rupiah menguat pada perdagangan di pasar spot hari ini Rabu 13 Januari 2021.

Kurs dollar rupiah dibuka menguat 0,23 % berada di level Rp 14.098.

Hari sebelumnya, kurs rupiah berada di level Rp 14.130 per dolar AS.

Presiden Komisaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo memperkirakan, tren pelemahan rupiah kemungkinan besar akan berlanjut.

Menurut dia, penguatan dolar AS masih akan jadi sentimen yang menekan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini.

Ilustrasi tumpukan uang rupiah
Ilustrasi tumpukan uang rupiah (FACEBOOK)

“Kenaikan dolar AS tidak terlepas dari imbal hasil obligasi dolar AS yang masih dalam tren kenaikan.

Di satu sisi, kekhawatiran penyebaran virus corona dan ketidakpastian politik di AS juga masih jadi sentimen yang menguntungkan dolar AS.

Dus rupiah masih akan cenderung tertekan,” kata Sutopo kepada Kontan.co.id, Selasa (12/1).

Mengutip Bloomberg, pada pukul 09.05 WIB rupiah bertengger di level Rp 14.098 per dolar AS.

Kurs rupiah langsung menguat 0,23% dari penutupan kemarin di level Rp 14.130 per dolar AS.

Baca juga: Kurs Dollar Rupiah Hari Ini di BCA Jumat 8 Januari 2021, Panduan untuk Tukar Valas

Baca juga: 5 Bisnis Sukses Milik Gisella Anastasia, Sumber Pundi-pundi Rupiah Beromzet Besar

Baca juga: AS Incar Indonesia Janjikan Triliunan Rupiah, Negara Muslim Dibujuk Berdamai dengan Israel

Hitungan Sutopo, rupiah akan diperdagangkan pada kisaran Rp 14.100 per dolar AS-Rp 14.300 per dolar AS.

Sementara ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail juga meyakini rupiah kembali akan melemah.

Menurut dia, kabar yang melaporkan defisit APBN AS hingga US$ 2,3 triliun telah membuat kebutuhan akan dolar AS terus naik.

(*)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kontan.co.id

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved