Selasa, 9 Juni 2026

BATAM TERKINI

Kepala BP Batam Ungkap Alasan Direktur BUBU Hang Nadim Bukan dari Pegawai BP Batam

Kepala BP Batam mengungkapkan alasan kenapa Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi baru bukan pegawai BP Batam.

Tayang:
ISTIMEWA
Bandara Internasional Hang Nadim dibangun di wilayah sangat strategis, yakni kawasan regional Asia Tenggara, dan dilalui oleh arus lintas penerbangan domestik maupun mancanegara. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala BP Batam mengungkapkan alasan kenapa Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi baru bukan pegawai BP Batam.

Sebelumnya diketahui, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam melantik Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi yang baru.

Kini, BUBU Hang Nadim dipimpin orang dari luar lingkungan BP Batam, bernama Amran.

"Saya terima tiga besar nama calon. Mereka latar belakangnya profesional. Akhirnya diputuskan Amran. Lupa dari Angkasapura atau dari mana," ujar Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat berada di Kantor Dishub, Kamis (21/1/2021).

Diakuinya, sebelum Amran ditetapkan, ada 3 nama calon Direktur Hang Nadim yang sampai ke tangan Rudi.

Dari dokumennya, Amran memiliki pengalaman dalam pengelolaan bandara. Namun tidak disebut bandara yang dimaksud.

"Seleksi ini bersifat terbuka. Mereka mendaftar, jadi calon dari luar juga diterima. Kita ngetes juga bersama Deputi IV. Tapi yang pasti, punya pengalaman mengelola bandara," ujarnya.

Baca juga: CUACA EKSTRIM Landa Batam, Penerbangan di Bandara Hang Nadim Masih Normal

Rudi mengharapkan, pimpinan Bandara Hang Nadim, dapat mengembangkan bandara internasional.

Dimana, Hang Nadim akan dirancang menjadi sebuah kawasan hub logistik.

Sehingga mampu mendorong meningkatkan perekonomian dan industri di Kota Batam.

Untuk itu dilakukan perluasan gedung kargo di Hang Nadim.

"Pembangunan dan perluasan gedung kargo juga menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung hal tersebut,” kata Rudi.

Rudi mengatakan, Bandara Hang Nadim juga tengah disiapkan sebagai Hub Logistik.

Dalam 2021 ini juga akan dibangun terminal kargo yang dikerjakan secara multiyears yang akan selesai pada tahun 2022.

Karena itu, pihaknya sudah merencanakan sebagaimana pembangunan ke depan.

Agar menjadi suatu bandara yang betul-betul diminati, tidak hanya nasional, tapi juga internasional.

Dalam hal volume, walaupun angka volume kargo eksisting Bandara Hang Nadim berada di bawah perkiraan dalam studi Master Plan Tahun 2018.

Namun volume angkutan lalu lintas udara di Bandar Udara Hang Nadim Batam, mengalami peningkatan yang pesat dan signifikan dari tahun ke tahun, baik penumpang ataupun kargo.

Pada 2021—2022, BP Batam akan membangun gedung atau terminal kargo, dengan biaya pekerjaan pembangunannya bersumber dari BLU BP Batam Tahun Anggaran 2021 dengan nilai ± Rp105.015.734.000. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved