Breaking News:

Belum Terima Istri Meninggal Pria Ini Lakukan Hal Mustahil, Perlakukan Mayat Wanita Seperti Ini

Kecintaan kepada istri membuat seorang pria melakukan apa saja dan mempelajari beberapa informasi dan mencoba sesuatu yang mustahil dilakukan manusia

China Press via Mothership
Belum Terima Istri Meninggal Pria Ini Lakukan Hal Mustahil, Perlakukan Mayat Wanita Seperti Ini. Foto Gui Junmin memandang foto istrinya, Zhan Wenlian yang meninggal karena kanker paru-paru pada 2017 dengan jenazahnya dimasukkan ke tangki kriogenik dengan harapan bisa dibangkitkan lagi di masa depan 

TRIBUNBATAM.id - Belum Terima Istri Meninggal Pria Ini Lakukan Hal Mustahil, Perlakukan Mayat Wanita Seperti Ini.

Kecintaannya kepada istri membuat seorang pria melakukan apa saja.

Ia mempelajari beberapa informasi dan mencoba sesuatu yang "langka" di dunia.

Meski mustahil suami berusaha menghidupkan istrinya yang sudah meninggal.

Baca juga: KAKI SIAPA YA? Hotel Ini Sajikan Koktail Berisi Jari Kaki Manusia yang Diawetkan

Baca juga: Suku di Papua Ini Miliki Metode Unik untuk Mengawetkan Jenazah

Baca juga: Unik, Ibu Ini Jualan Kerajinan Perhiasan dari ASI yang Diawetkan

Jenazah pemimpin dunia Mao Zadong dan Joseph Stalin diawetkan
Jenazah pemimpin dunia Mao Zadong dan Joseph Stalin diawetkan (Kolase/jesuismort.com, br.de)

Ia membekukan jenazah istrinya dan berhadap bisa dihidupkan di masa mendatang.

Gui Junmin kehilangan istrinya, Zhan Wenlian di usia 49 tahun.

Wanita yang ia cintai meninggal karena kanker paru-paru pada awal 2017.

Baca juga: Alami Keguguran, Wanita Ini Rela Janinnya Diawetkan, Alasannya Mengharukan

Baca juga: Kusumo, Legenda Lovebird yang Sempat Ditawar Rp 2,2 Miliar tapi Mati itu Akan Diawetkan

Baca juga: Masih Sayang dengan Orangtuanya, Pria Ini Awetkan Jasad Ibunya dengan Garam

Ketika istrinya sekarat, Gui pun memikirkan kriogenik.

Yakni menggunakan suhu rendah untuk pengobatan atau perawatan tubuh.

Jenazah Ferdinand Marcos saat ini diawetkan di kampung halamannya, Batac.
Jenazah Ferdinand Marcos saat ini diawetkan di kampung halamannya, Batac. (Associated Press)

Setelah berinisiatif melakukan penelitian dan berdiskusi dengan pakar medis soal teknologinya, Gui mantap mencoba teknik itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved