Breaking News:

Muslimah Harus Berkerudung Pasar Tutup Jelang Salat Jumat di Kampung Santri Jabar ala Wakil Gubernur

Mewujudkan visi Jabar Juara khususnya di bidang batin Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membentuk Kampung Santri yang akan menerapkan nilai Islam

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Tribun Batam/Muhamad Munirul Ikhwan
Muslimah Harus Berkerudung Pasar Tutup Jelang Salat Jumat di Kampung Santri Jabar ala Wakil Gubernur. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Muslimah Harus Berkerudung Pasar Tutup Jelang Salat Jumat di Kampung Santri Jabar ala Wakil Gubernur.

Bertujuan mewujudkan visi Jabar Juara khususnya di bidang batin, Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membentuk Kampung Santri.

Berlokasi di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan di Kampung Santri akan menerapkan nilai-nilai agama dalam berbangsa dan bernegara.

Sekadar informasi, Kecamatan Manonjaya sendiri adalah kampung halaman dari Uu.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum (Istimewa)

Di Kampung Santri, semua perempuan Muslim disarankan berkerudung dan salat minimal di awal waktu berjemaah lalu 15 menit sebelum Salat Jumat pasar ditutup.

Untuk membentuk kampung santri, Uu menggelar pertemuan di Aula Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Ruzhan pada Jumat (22/1/2021).

Hadir pada pertemuan itu unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), MUI kecamatan, para kepala desa, serta pimpinan pondok pesantren (ponpes).

Baca juga: Polemik Siswi Non-Muslim Pakai Jilbab di Sekolah Negeri, Eks Wali Kota Padang Sebut Banyak Manfaat

Baca juga: HEBOH Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Padang Paksa Siswi Nonmuslim Wajib Pakai Jilbab

Baca juga: Wanita Jilbab Pink Bikin Geger Dunia Maya, Akta Cerai Sebulan Keluar Tegar Datangi Nikahan Eks Suami

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berfoto bareng santri usai upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, Senin (22/10/2018).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berfoto bareng santri usai upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, Senin (22/10/2018). (Istimewa)

Pria yang akrab disapa Kang Uu menjelaskan, Kampung Santri bertujuan untuk mengakselerasi terwujudnya visi Jabar Juara, khususnya di bidang batin.

"Yaitu meningkatnya keimanan dan ketakwaan masyarakat Jabar juga syariah juara, amaliah yang juara, dan ikhtiar yang juga juara," ucap Kang Uu dikutip dari Kompas.com, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Sejarah Hari Santri Nasional dan Resolusi Jihad KH Hasyim Asyari

Baca juga: Hujan-hujanan, Postingan Pjs Bupati Bintan Tuai Pujian, Peringatan Hari Santri Nasional

Baca juga: Aliansi Santri Jember Polisikan Gus Nur Dianggap Hina NU, Anshor Banser Selalu Lihat Saya Salah

Kang Uu mengatakan, pembentukan Kampung Santri sesuai dengan amanat UUD 1945, yakni sila Pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa,

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved