Breaking News:

SRIWIJAYA HILANG KONTAK

Kondisi Terbaru Yaman Zai, Kehilangan Istri dan Ketiga Anaknya di Peristiwa Sriwijaya Air

Kondisi terbaru Yaman Zai, keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 yang istri dan ketiga anaknya jadi korban.

Editor: Mona Andriani
TRIBUN PONTIANAK/FERRYANTO
Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 Yaman Zai menangis histeris di Bandara Supadio, Pontianak, Kalbar, Sabtu (9/1/2021). Istri dan 3 anak Yaman Zai diduga menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Pulai Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada pukul 14.30 WIB. 

Saat itu, ibunda Yumna, Ratih Windania terbang bersama putrinya, kedua orang tuanya, Rahmawati dan Toni Ismail, dan seorang keponakannya bernama Athar Rizki Riawan.

Nama mereka terdaftar dalam manifest pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Kakek dan nenek Yumna, yakni Rahmawati dan Toni Ismail teridentifikasi pada tanggal 15 Januari.

Adik sepupu Yumna, Athar Rizky Riawan teridentifikasi pada tanggal 18 Januari 2021.

Baca juga: 11 Januari Jenazah Pramugara Sriwijaya Air Teridentifikasi, Sang Istri: Itu Tanggal Kita Tunangan

Kemudian, ibunda Yumna, Ratih teridentifikasi pada tanggal 20 Januari 2021.

Hingga Yumna sendiri baru teridentifikasi di hari terakhir pencarian Sriwijaya Air SJ 182, pada 22 Januari 2021.

Sebelum tragedi berlangsung, sempat viral beberapa video yang memotret kenangan terakhir korban sebelum kecelakaan.

Dari postingan terakhir ibunda Yumna, Ratih Windania memposting foto kebersamaan dengan keluarga saat berlibur ke Bandung.

Di sana, ada foto putrinya bernama Yumna yang menggunakan jaket Minni Mouse, mirip dengan yang ditemukan petugas.

Dilihat dari Instagram Storynya, Ratih Windania rupanya mendatangi sejumlah kerabat.

Ratih tampak mendatangi orang di Karawang dan Kebon Jeruk.

Terakhir sekitar pukul 13.00 WIB sebelum naik ke Sriwijaya Air, Ratih Windania sempat pamitan pada sejumlah orang.

"Dadah, dadah," kata ibunda Yumna di video.

"Dadah Hana, dadah Marsya, dadah Yumna," imbuh anggota keluarga lain.

Ratih Windania saat ucap perpisahan di Bandara sebelum naik pesawat Sriwijaya Air.
Ratih Windania saat ucap perpisahan di Bandara sebelum naik pesawat Sriwijaya Air. (Instagram)

Ketika disebut dadah, Yumna, sang bocah itu pun menjawab.

"Dadaaah," ucap Yumna sembari lambaikan tangan.

Tak disangka, ucapan dadah Yumna merupakan pamitan terakhir sang bocah kepada keluarganya.

Selain itu, ibunda Yumna, Ratih Windania sempat menuliskan caption di Instagram Story dan WhatsApp Storynya.

"Byebye keluarge semue..kita pulang kampung dlu ya.." tulis ibunda Yumna, di Instagram Story-nya.

Kakak Ratih Windania, Irfansyah pun meneteskan air mata saat bercerita kondisi keluarganya.

Rekan yang mendampingi pun turut menenangkan Irfansyah saat di Bandara Soekarno Hatta untuk mengecek mnifest penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh.

Sambil menangis, Irfansyah menyebut bahwa sang adik, Ratih Windania sedang hamil 5 bulan.

Hal tersebut berarti Yumna akan memiliki calon adik.

Baca juga: Tunggu Amih di Surga ya Sayang, Istri Pramugara Sriwijaya Air SJ-182 Kenang saat Bersama Suami

Sayangnya, Yumna bersama ibunda, kakek nenek, adik sepupu hingga calon adiknya harus jadi korban Sriwijaya Air.

"Keluarga saya, bapak (Toni Ismail), ibu (Rahmawati), adik saya. Saya dua bersaudara, saya nggak punya siapa siapa lagi.

Bapak, ibu, adik. Adik saya itu lagi hamil lima bulan, suaminya nunggu di Pontianak semua di pesawat itu dan sampai sekarang kita nggak tahu kabar beritanya," cerita Irfansyah, dilansir dari Beepdo.

Irfansyah mengaku mengantarkan keluarganya hingga sebelum memasuki kabin pesawat.

Sampai akhirnya, ia mendengar kabar pesawat yang ditumpangi keluarganya jatuh ke perairan Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas.

Tangis Irfansyah pecah makamkan 5 anggota keluarganya  termasuk Yumna
Tangis Irfansyah pecah makamkan 5 anggota keluarganya termasuk Yumna (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Saya sendiri yang antar, saya sendiri antar ke bandara, check-in kan bagasi dan segala macam. Sudah selesai, beliau, orang tua saya tinggal masuk ke dalam," sebutnya.

"Qadarullah, saya dapat info bahwa pukul 16.00 WIB pesawat hilang dan lost contact. Setelah itu langsung saya ke Bandara Soetta, langsung ada tulisannya posko krisis yang ternyata dipastikan pesawatnya jatuh," imbuhnya.

Kini, ia mengaku ikhlas ditinggal oleh keluarga yang dicintainya. Ia pun kembali mengenang saat-saat bahagia bersama keluarganya.

"Selama tiga minggu ini kami liburan, jalan-jalan. Kami makan, senang-senang, sekarang baru terasa. Sampai rumah kosong, rumah saya kan nggak ada siapa siapa, sepi," pungkas Irfansyah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kondisi Terkini Yaman Zai, Pria yang Menangis saat Istri dan 3 Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Air

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved