Breaking News:

WISATA BATAM

Salah Satu Lokasi Banyak Dikunjungi, Ternyata Fakta Sejarah Daerah Jodoh Batam Menyimpan Kenangan

pasar Jodoh yakni Sei Jodoh tersebut menjadi tempat perdagangan. Para pedagang dari Indragiri Hilir, Rengat dan beberapa daerah di Batam

DOK TRIBUN BATAM
salah satu lokasi penjualan pakaian seken di pasar Jodoh Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jika Anda ke Batam, akan mendengar kata Jodoh.  Jodoh bukan kata sifat dalam pelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia. Tapi Jodoh adalah, salah satu nama daerah yang di Batam.

Jodoh di Batam merupakan salah tempat wisata Batam. Konon katanya, Jodoh salah satu pasar tertua yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat.

Mulai dari kebutuhan sandang, pangan maupun kebutuhan tersier lainnya. Sehingga, Sei Jodoh menjadi salah satu pusat perekonomian masyarakat Kota Batam.

Baca juga: Daftar Perguruan Tinggi di Batam pada Kopertis Wilayah 10

Mau cari apapun mulai pasar basah, pasar seken, pasar elektronik bahkan barang-barang sparepart untuk mekanik ada di daerah ini.

Lantas, bagaimanakah awal mula nama Jodoh disematkan pada daerah ini.  Pasar Jodoh dulunya tepatnya sebelum tahun 1980 adalah sungai.

Tetapi sungai di pasar Jodoh bukan sungai besar melainkan perkumpulan beberapa sungai kecil dari Seraya, dan Pelita. Sebelum tahun 1980 pasar Jodoh adalah perkampungan pelantar masyarakat Batam.

Sejarah Pasar Jodoh Batam

Baca juga: Angin Segar Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tangan Sandiaga Uno

Disebut pasar Jodoh yakni Sei Jodoh tersebut menjadi tempat perdagangan. Para pedagang dari Indragiri Hilir, Rengat dan beberapa daerah di Batam, membawa jualannya ke Sei Jodoh, tepatnya di lokasi Hotel Pasific saat ini.

Selain pedagang dari lokal, Sei Jodoh menjadi pusat pertemuan seluruh pedagang baik dari lokal dan Singapura. Di Sei Jodoh tersebut pedagang lokal menukar barang dagangan mereka dengan pedagang dari Singapura.

Pedagang lokal menukar Karet, Sagu, dan barang lainnya dengan Sembako dan elektronik yang dibawa pedagang dari Singapura.

Halaman
12
Editor: Filemon Halawa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved