BATAM TERKINI
Wali Kota Batam Bakar 48.088 KTP-el di Kantor Disdukcapil, Perintah Kemendagri
Wali kota Batam 48.088 KTP-el di halaman kantor Disdukcapil Batam. Ini merupakan e-KTP invalid warga yang wajib untuk dimusnahkan.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Batam memusnahkan 48.088 KTP-el Warga Batam.
Dihadiri Wali kota Batam Muhammad Rudi bersama unsur Muspida, pemusnahan puluhan ribu e-KTP di halaman kantor Disdukcapil Batam dilakukan dengan cara dibakar.
Pemusnahan bukan tanpa tujuan. Itu dibuat dalam rangka penataan administrasi kependudukan.
Wali kota Batam, Muhammad Rudi menjelaskan, tujuan pemusnahan KTP Elektronik tersebut agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tak berkepentingan.
"KTP-el invalid yang dimusnahkan ini baik yang tak diambil atau yang rusak.
Perintahnya sudah cukup lama, mau dibakar silakan, yang penting secara prosedur kami ikuti," sebutnya, Jumat (29/1/2021).
Pemusnahan KTP-el ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti edaran Mendagri nomor 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang Penatausahaan e-KTP invalid.
Hal itu disampaikan kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Heryanto.
Ia merincikan E-KTP sebanyak 48.088 KTP Elektronik yang dimusnahkan ini terdiri dari 7.994 KTP invalid yang tidak diambil pemohon dan 40.094 KTP invalid tarikan dari setiap permohonan baru.
"Tarikan ini karena adanya pergantian elemen data seperti status, foto dan alamat," terang Heryanto.
Saat ini ketersediaan blanko e-KTP berjumkah 21.095 buah.
Baca juga: Disdukcapil Batam Terima 40.000 Blangko e-KTP
Baca juga: JELANG Pilkada, Disdukcapil Batam Gencarkan Program Jemput Bola
Disdukcapil Batam sudah menerapkan layanan dokumen kependudukan kecuali KTP dan KK secara online.
Ini artinya sehingga masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil Batam.
Warga Batam bisa langsung mengajukan permohonan melalui aplikasi disdukcapilbisa.batam.
Pemusnahan KTP-el rusak/invalid ini kemudian dituangkan dalam bentuk Berita Acara Pemusnahan yang ditanda tangani oleh Wali kota Batam Muhammad Rudi untuk selanjutnya dijadikan sebagai bukti kuat atas penatausahaan dokumen kependudukan.
Layanan Disdukcapil Batam
Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kembali menerima tambahan blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 24.000 lembar.
Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Batam, Dewi Rufianti, Senin (12/10/2020), pihaknya telah menerima bantuan blanko dari Dirjen Dukcapil pusat.
"Disduk kita dapat tambahan blanko 24.000, jumlah itu berbeda dari permohonan pengajuan. Semula kita ajukan 50.000 namun yang disetujui hanya 24.000," ujarnya.
Dengan adanya penambahan ini, kata Dewi dapat mengakomodir antrean Kartu Tanda Penduduk yang belum dicetak.
Jadi, warga tidak perlu khawatir, dipastikan sepanjang ada blanko maka akan dilakukan pencetakan.
"Namun jika blangko tak ada, kita mau bilang apa. Sebab blanko kan dari pusat kita dapatnya," ucapnya.
Bahkan, saat ini Disdukcapil telah memfokuskan layanan pembuatan KTP.
Untuk mempercepat layanan pembuatan KTP pun, kini jadi fokus pihak Disdukcapil Batam.
Termasuk mengalihkan mesin pencetakan KIA dialihkan untuk pembuatan KTP.
"Maka untuk itu, warga mohon bersabar dan tidak perlu takut. Disdukcapil akan lakukan pencetakan blanko," katanya.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemusnahan-e-ktp-di-kantor-disdukcapil-batam.jpg)