Breaking News:

LINGGA TERKINI

NGAKU Dapat Sabu dari Lapas Tanjungpinang, Pengedar Narkoba Dibekuk di Lingga

Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) berhasil membekuk pengedar narkoba di Lingga.

TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) berhasil membekuk pengedar dan pengguna narkoba di Lingga. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) berhasil membekuk  pengedar dan pengguna narkoba di Lingga.

Saat konferensi pers di Gedung Endra Dharmalaksana Polres Lingga, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Jumat (29/1/21) Kasatresnarkoba, Iptu Raja Vindo Valentino dan didampingi Kasubag Humas Polres Lingga, AKP Hasbi Lubis mengungkap kronologinya.

Sebelum membongkar kasus tersebut, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

"Tiga tersangka tersebut antara lain JI (31), JF ( 26) dan JN (33)," kata Raja Vindo kepada sejumlah awak media yang hadir.

Adapun tersangka pertama, yakni JI alis E dibekuk pada Selasa (12/1) di Desa Limbong, Kampung Centeng, Daik Lingga, dengan kedapatan narkotika jenis sabu seberat lebih kurang 1,57 gram.

Baca juga: Tiga Napi Lapas Dabo Singkep Lingga Bebas Lewat Program Asimilasi dan Integrasi

"Untuk barang bukti tersangka J alias E dapat dari Lapas di Batu 18, Kota Tanjungpinang, dengan berat yang dia ambil pada saat itu 12,5 gram, lalu dia edarkan di kampungnya," terang Raja Vindo kepada sejumlah awak media yang hadir.

Raja menjelaskan, bahwa tersangka E mengambil barang haram tersebut sendiri tanpa didampingi siapapun dan mereka tidak pernah ketemu hanya berkomunikasi melalui handphone. 

"Pengambilan barang dengan sistem lempar dari dalam Lapas, selama ini mereka hanya melalui via handphone dengan sistem transfer," ujarnya.

Raja menuturkan, pelaku menggunakan kapal kayu saat ini mengambil barang di Tanjungpinang dan telah memakainya selama setengah tahun.

Sementara itu, untuk tersangka kedua, yakni JF merupakan pelaku yang dibekuk atas pengembangan Satresnarkoba, pada Rabu (13/1), di Jalan Datuk Laksamane, Daik Lingga.

"Kami menemukan barang yang diduga sabu saat itu, dengan berat 0,28 gram. Dan JF mengaku bahwa mendapatkan barang tersebut dari tersangka pertama, yakni JF," jelas Raja Vindo.

Raja mengungkapkan, bahwa JI dan JF belum pernah tersandung kasus narkoba sebelumnya.

Untuk pelaku terakhir, yakni JN dibekuk di salah satu Hotel Dabo Singkep pada Sabtu (16/1/2021), dengan kedapatan barang yang diduga sabu dengan berat 0,27 gram.

"JN merupakan residivis, ia kerja di Kantor Desa Langkap. Pelaku ini mendapatkan barang dari arah Senayang sana menurut pengakuannya, namun akan kami telusuri lebih lanjut," ucap Raja Vindo. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Febriyuanda
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved