Breaking News:

SAHAM 2021

IHSG Selasa 2 Februari 2021 Ditutup Merosot, Saham-saham Ini Banyak Dikoleksi Asing

IHSG Selasa 2 Februari 2021 ditutup merosot 0,39% atau terpangkas 23,70 poin ke level 6.043,84.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
IHSG Selasa 2 Februari 2021 ditutup merosot 0,39% atau terpangkas 23,70 poin ke level 6.043,84. 

TRIBUNBATAM.id - IHSG Selasa 2 Februari 2021 ditutup merosot 0,39% atau terpangkas 23,70 poin ke level 6.043,84. 

Mengutip data RTI, IHSG dibuka menguat 6.119,01 dan sempat bergerak ke level tertinggi 6.157,25 sebelum turun dan sempat menyentuh level terendah 6.018,09 sebelum akhirnya ditutup di level 6.043,84.

Lima dari 10 sektor melemah yakni tambang, konstruksi, perkebunan, keuangan dan aneka industri. Masing-masing turun 3.11%, 1,64%, 1,26%, 0,84% dan 0,55%.

Sementara lima sektor yang menguat adalah barang-barang konsumsi, manufaktur, industri dasar, infrastruktur dan perdagangan masing-masing naik 1,15%, 0,69%, 0,62%, 017% dan 0,24%.

Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 24,34 miliar dengan nilai transaksi Rp 17,79 triliun. Sebanyak 234 saham turun, 247 saham naik dan 146 saham flat.

Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 542,99 miliar di seluruh pasar.

Investor asing membukukan net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 78,8 miliar.  Namun saham BBCA turun tipis 0,29% ke Rp 34.000 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 23,9 juta dengan nilai transaksi Rp 826,3 miliar.

Asing juga mengoleksi saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 77 miliar. Saham TLKM ditutup menguat 1,24% ke level Rp 3.270 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 129,9 juta dengan nilai transaksi Rp 424,4 miliar.

Asing juga mengoleksi saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 57,7 miliar. Saham AKRA melesat 8% ke RP 240 per saham. Total volume perdagangan saham AKRA mencapai 45,8 miliar dengan nilai transaksi Rp 144,9 miliar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada perdagangan Selasa:

1. BBCA Rp 78,8  miliar

2. TLKM Rp 77,0 miliar

3. AKRA Rp 57,7 miliar

4. INTP Rp 38,9 miliar

5. MDKA Rp 27,4 miliar

6. MYOR RP 14,1 miliar

7. MIKA Rp 13,6 miliar

8. UNVR Rp 10,3 miliar

9. BBRI Rp 10,1 miliar

10. MAPI Rp 9,2 miliar

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved