Breaking News:

Pengusaha Batam Dikeroyok Dalam Lift Dragon PUB di Depan Wanita, 2 Pelaku Ditangkap

Pengusaha Batam JH (50) dikeroyok oleh dua orang mabuk didalam lift, korban didalam lift bersama seorang wanita. kejadian di Dragon Pub

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan
Dua Pelaku pengeroyokan didampingi oleh penyidik di Polsek Lubuk Baja Kota Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang pengusaha di Batam bernisial JH (55) dikroyok oleh dua orang pemuda ketika berada di dalam Lift tempat hiburan malam.  

Lokasi pengeroyokan tersebut terjadi di kawasan Dragon Pub dan Karoke kawasan Lubuk Baja.

Pengeroyokan tersebut terjadi di dalam sebuah lift ketika sang pengusaha bersama seorang wanita berada didalam lift. 

Cerita ini bermula ketika pengusaha Batam ini menumpangi lift bersama seorang wanita.

Ketika itu, masuk lima orang pria yang juga hendak menggunakan lift.

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Pencabulan di Batam, Pelaku Rudapaksa Anak Tetangga di Samping Anak Tirinya

Baca juga: Sidang Perdana Sudah Digelar, Apa Alasan Rachel Vennya Gugat Cerai Niko Al Hakim?

Jambret menganiaya wanita dalam lift MRT di Kuala Lumpur, Malaysia
Jambret menganiaya wanita dalam lift MRT di Kuala Lumpur, Malaysia (Facebook)

Kondisi semuanya ketika itu sedang mabuk, tujuh orang di dalam lift baru saja pergi happy dikawasan Pub Dragon.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana mengatakan, dari lima orang tersebut hanya dua orang yang melakukan pemukulan.

"Jadi dua tersangka ini kita tangkap di tempat terpisah. tersangka pertama kita tangkap di TKP sementara tersangka ke dua kita tangkap di Bandara ketika hendak kabur keluar Batam," sebut Kompol Arya Tesa Brahmana, Selasa (2/2/2021) siang.

Kedua tersangka yang diamankan itu berinisial NR (21), dan Ax (25). 

Baca juga: Viral Video Aerobik Ampun Bang Jago Terekam di Detik-detik Militer Kudeta Pemerintah Myanmar

Mereka merasa tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan oleh korban saat berada di dalam Lift.

"Ketika berada di Lift, korban bilang ku lipat kalian, namun omongan tersebut dilakukan di depan lima orang yang berada di dalam Lift tersebut," sebut Arya menjelaskan.

Mendengar ucapan tersebut satu diantara lima orang tersebut kemudian bertanya kepada JH.

"Siapa yang mau dilipat," sebut pelaku didalam lift malam itu.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana ketika memberikan keterangan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri kepada anak tiri dan teman anaknya
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana ketika memberikan keterangan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri kepada anak tiri dan teman anaknya (TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan)

Tiba-tiba saja, JH mencekik NR, suasana langsung gaduh seketika di dalam lif.

Sementara itu, NR yang berada disana tidak terima kawannya di cekik oleh Pengusaha JH.

Iapun ikut menghajar pengusaha tua ini. Sementara wanita yang berada bersama si pengusha langsung melerai para pelaku.

Mereka yang sama-sama mabuk seolah tidak terhentikan untuk menghajar pria tua itu.

Pemukulan berlanjut saat mereka keluar Lift. 

"Sempat dilerai oleh wanita yang bersama pengusaha itu, kemudian teman-teman pelaku. Tetapi tetap saja berlanjut hingga diluar lift," sambung Arya menerangkan.

Beruntung, perkelahian itu bisa dilerai oleh sekuriti setempat, mereka akhirnya dilerai sementara wajah pengusaha JH sudah babak belur.

Korban yang tidak terima dengan kejadian itu akhirnya membuat laporan ke Polisi.

Polisi kemudian menangkap pelaku di sejumlah tempat terpisah.

Terkait masalah ini, Polisi juga memeriksa sejumlah saksi termasuk teman wanita pengusaha JH dengan dan lima orang teman pelaku pengeroyokan.

"Selain itu, kami juga melihat CCTV yang ada di dalam Lift dari sana kita juga menangkap pelaku," terangnya.(Koe)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved