Kamis, 14 Mei 2026

SEPAKBOLA KEPRI

Persiapan PON XX Papua, Tim Futsal Kepri Terkendala Minimnya Laga Uji Coba

Black bilang, anak asuhnya sempat menjalani laga uji coba di dua kota berbeda, Batam dan Tanjungpinang untuk persiapan PON XX Papua

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Persiapan PON XX Papua, Tim Futsal Kepri Terkendala Minimnya Laga Uji Coba. Foto Tim Futsal PON Kepri 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Selain anggaran persiapan, minimnya jadwal laga uji coba turut menjadi kendala Tim Futsal Provinsi Kepri jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober 2021 nanti.

Hal ini diakui oleh pelatih tim, Suhendra Jamal.

“Sejauh ini hanya itu saja,” ujarnya kepada TribunBatam.id, Selasa (2/2/2021).

Walau demikian, pria yang akrab disapa Black ini dapat memakluminya. Mengingat, penanganan terhadap pandemi Covid-19 masih menjadi atensi serius seluruh pihak.

“Untuk komunikasi pemain sudah membaik. Termasuk kekurangan di berbagai lini mulai stabil,” katanya lagi.

Baca juga: KONI Kepri Mentok Biaya untuk Atlet Kepri Hadapi PON XX Papua, Optimis Ukir Prestasi

Baca juga: 15 Cabor Ikuti PON XX Papua, KONI Kepri Terbentur Dana Berangkatkan Atlet

Black mengatakan, anak asuhnya sempat menjalani laga uji coba di dua kota berbeda, Batam dan Tanjungpinang.

Dari laga uji coba itu, Tim Futsal PON Kepri berhasil menyapu bersih seluruh laga dalam dua uji coba itu.

“Perbaikan tetap kami lakukan. Karena kami tak ingin main-main dalam keikutsertaan kali ini,” pungkasnya.

Diketahui, pelatihan mandiri Tim futsal Kepri sendiri terus berjalan. Anak asuh Black ini menggelar latihan mandiri di dua tempat, yakni di Lapangan Futsal Kabil dan Alun-Alun Batam.

Sementara itu, Ketua KONI Kepri, Usep RS mengatakan, pihaknya optimistis jika prestasi olahraga di provinsi ini akan berjaya di kemudian hari.

Mengingat, Provinsi Kepri berhasil mengirimkan atlet dari 15 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga dalam PON XX Papua nanti.

“Anggaran untuk memberangkatkan atlet Kepri ke PON disetujui sebesar Rp 2,35 miliar. Ini sangat minim untuk persiapan dan keberangkatan atlet menuju ajang sekelas PON,” keluhnya beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Usep yakin, atlet Kepri akan meraih prestasi pada penyelenggaraan PON nantinya. Bahkan, lanjut dia, keseriusan para atlet telah ditunjukkan dalam Pelatihan Provinsi (Pelatprov) yang digelar secara mandiri sejak beberapa waktu lalu.

“Selain cabor lolos PON, cabor anggota KONI lainnya juga terus melakukan pembinaan. Hingga sekarang, anggota KONI Kepri ada 54 cabor,” tambahnya.

Di luar minimnya anggaran persiapan atlet menuju PON Papua, Usep juga meminta agar para pengurus KONI pada periodenya ini dapat bekerja secara maksimal. Salah satunya dengan fokus mengedepankan pembinaan terhadap para atlet di masing-masing cabor.

“Ini demi peningkatan pembinaan olahraga prestasi di Kepri,” pungkasnya.

(tribunbatam.id/ichwannurfadillah)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved