Breaking News:

Bukan Sekadar dari Kertas ke Elektronik, Ketahui 6 Hal Lain soal Sertifikat Tanah Elektronik

Saat ini, Kementerian ATR/BPN sedang menyiapkan langkah-langkah pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik

Editor: Aminudin
Istimewa
ilustrasi sertifikat tanah 

TRIBUNBATAM.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang melalui Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) akan meluncurkan sertifikat tanah dalam bentuk digital atau elektronik.

Selain soal peralihan dari kertas ke elektronik, Sertifikat yang sedang direncakanan tersebut memiliki banyak berbedaan dengan sertifikat tanah analog atau fisik.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati mengatakan, pemberlakuan sertifikat elektronik didasarkan pada Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN.

"Telah terbit Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik sebagai dasar pemberlakuan sertifikat elektronik," kata Yulia, 25 Januari 2021.

Program ini telah dimulai secara terbarat di kantor pertanahan yang siap dan mudah diawasi seperti Jakarta dan Surabaya.

Berikut sejumlah fakta mengenai sertifikat elektronik:

1. Pendaftaran

Pelaksanaan pendaftaran tanah yang sebelumnya dilakukan secara konvensional, dapat dilakukan secara elektronik, baik untuk pendaftaran tanah pertama kali maupun pemeliharaan data.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN sedang menyiapkan langkah-langkah pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik.

Lebih lanjut, pendaftaran tanah secara elektronik akan dilakukan bertahap.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved