Breaking News:

Satu Keluarga Seniman Dibantai, Mayat Tergeletak di Kamar Terpisah, Polisi: Dibunuh Saat Tidur

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menuturkan, ART di rumah korban yang datang untuk bekerja disana awalnya curiga karena pintu pagar sudah

Editor: Eko Setiawan
ilustrasi pembunuhan satu keluarga, Suami istri, anak dan cucu 

TRIBUNBATAM.id | Rembang - Satu keluarga seniman tewas di bunuh, mayatnya tergeletak di dalam kamar yang berbeda.

Tidak hanya kepala keluarga, pelaku pembunuhan juga menggabisi balita berumur 10 tahun.

Kejadian naas yang dialami oleh Seniman tradisional ini langsung menghebohkan warga setempat.

Bagaimana tidak, sang seniman merupakan orang yang sangat dipandang di desanya.

Apalagi korban merupakan seorang dalang.

4 Jenis Kuliner Batam Ini, Bikin Kamu Ngiler Memandang Apalagi Menyantapnya

Kemarahan sang Jenderal ke Kasat Narkoba, Joget di Panggung Berjalan Gontai, Diduga Mabuk Berat

Pimpinan Bank BUMN Tak Tahan Lihat Kecantikan Bawahannya, Wanita Ini Dicium Paksa Saat Bekerja

Seniman asal Rembang, Jawa Tengah, Anom Subekti bersama istri dan cucunya diduga dibunuh secara tragis saat tertidur di rumah yang sekaligus padepokan mereka.

Jasadnya ditemukan Kamis (4/2/2021) pagi oleh asisten rumah tangga yang bekerja di rumah sang seniman di Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Saat ditemukan, ada empat mayat tergeletak di rumah tersebut yang berada di kamar berbeda.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menuturkan, ART di rumah korban yang datang untuk bekerja disana awalnya curiga karena pintu pagar sudah dibuka, namun tak ada jawaban dari dalam rumah.

Saksi yang berinisiatif masuk ke dalam rumah kemudian terkejut adanya mayat tergeletak di kamar.

"Posisi semuanya ada di tempat tidur tapi di kamar yang berbeda. Jadi satu di tempat tidur di kamar yang berbeda, kemudian jenazah yang lainnya di tempat tidur yang sama," terang Rongre dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Selain Anom Subekti, korban dugaan pembunuhan ini adalah istrinya Tri Purwati, anaknya Alfitri (13), dan cucunya Galuh (10).

Empat jenazah tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Rembang untuk proses otopsi.

Setelah dilakukan otopsi, keempat jenazah tersebut kemudian dimakamkan di TPU Desa Kunir, Kecamatan Sulang, pada Kamis malam hari sekitar pukul 21.30 WIB.

Diduga Dibunuh Saat Tidur

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved