WETON JAWA
Jangan Asal, Begini Cara Pilih Hari Baik Pernikahan Sesuai Weton dalam Primbon Jawa
Jangan asal, begini cara pilih hari baik pernikahan sesuai weton dalam Primbon Jawa.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Jangan asal, begini cara pilih hari baik pernikahan sesuai weton dalam Primbon Jawa.
Ada banyak persiapan yang harus dilakukan menjelang pernikahan.
Sebab, pernikahan merupakan upacara sakral yang membutuhkan persiapan matang.
Selain persiapan teknis acara, pemilihan hari pernikahan juga rupanya tak boleh sembarangan.
Masyarakat Jawa percaya, hari pernikahan harus dipilih dengan perhitungan khusus.
Sebab, hari pernikahan dipercaya mempengaruhi hubungan rumah tangga ke depannya.
Untuk menentukan hari pernikahan terbaik, para tetua biasanya menghitung weton dan neptu lahir dari kedua calon mempelai.
Lantas, bagaimana caranya?
Berikut Tribun Batam sajikan cara menentukan hari pernikahan terbaik menurut weton dalam Primbon Jawa:
• 3 Weton Paling Bernasib Baik Menurut Primbon Jawa, Kehidupan Nyaris Sempurna
• Watak Weton Senin Kliwon Menurut Primbon Jawa, Pemarah tapi Pandai Selesaikan Masalah
1. Cek weton dari tanggal lahir
Weton merupakan kelahiran yang dihitung dari hari dan pasaran.
Dalam kalender Masehi, ada 7 hari, yakni dari Senin sampai Minggu.
Sedang pasaran dalam kalender Jawa ada 5, yakni Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.
Setelah mengecek weton Anda, jangan lupa mengecek juga weton pasangan.
• Watak dan Peruntungan Nasib Weton Senin Kliwon, Ini Pekerjaan dan Jodoh yang Cocok
• 13 Weton yang Diramalkan Bakal Sukses dan Banjir Rezeki di 2021, Termasuk Anda?
2. Hitung neptu
Neptu adalah angka dari penjumlahan weton yang terdiri dari nilai hari dan nilai pasaran.
Memang, setiap hari dan pasaran memiliki jumlahnya masing-masing.
Untuk itu, kita perlu menghitung jumlah keduanya untuk bisa mendapatkan nilai neptunya.

Berikut daftar nilai hari:
- Minggu = 5
- Senin = 4
- Selasa = 3
- Rabu = 7
- Kamis = 8
- Jumat = 6
- Sabtu = 9
Kemudian, berikut nilai pasaran:
- Pahing = 9
- Pon = 7
- Wage = 4
- Kliwon = 8
- Legi = 5
Jumlahkan nilai hari dan pasangan.
Misal Anda lahir pada Kamis Legi, maka neptu Anda adalah 13, dari hasil penjumlahan Kamis 8 dan Legi 5.
• Watak Wanita Weton Selasa Menurut Primbon Jawa, Punya Daya Pesona tapi Mudah Tergoda
• Cara Cek Kecocokan Jodoh dengan Pasangan, Hitung dengan Weton dan Neptu Sesuai Primbon
3. Jumlahkan neptu Anda dan pasangan
Setelah mendapatkan nilai neptu, Anda tinggal jumlahkan neptu Anda dan pasangan.
Misalnya neptu Anda 13, sedang neptu pasangan Anda 17, maka jumlahnya adalah 30.
4. Menentukan hari pernikahan
Setelah menjumlahkan neptu Anda dan pasangan, hitung keduanya dengan perhitungan sebagai berikut:
(Jumlah Neptu + Hari Baik) : 5
Hasil dari perhitungan tersebut harus sisa 3.
Jadi apabila total neptu Anda dan pasangan adalah 30, maka perhitungannya menjadi:
- (30 + 13):5=6, sisa 3
- (30 + 18):5=9, sisa 3
Dari hasil ini, maka Anda sebaiknya menikah di hari yang neptunya adalah 13 dan 18, yaitu Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon, Kamis Legi, Senin Pahing, dan Sabtu Pahing.
• Weton Istimewa, Inilah Watak dan Peruntungan Kelahiran Jumat Kliwon Menurut Primbon Jawa
• 8 Weton Wanita Pembawa Keberuntungan Menurut Primbon Jawa, Tipe Istri Idaman!
Bulan yang kurang baik
Selain hari baik pernikahan, ada bulan yang dipercaya kurang baik untuk menggelar pernikahan, yakni:
- Tahun Alip: Sura (1).
- Tahun Ehe: Sura (1), Sapar (2), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).
- Tahun Jimawal: Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).
- Tahun Je: Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Pasa (9), Besar (12).
- Tahun Dal: Jumadilakir (6), Rejeb (7), Pasa (9), Sawal (10).
- Tahun Be: Jumadilakir (6), Besar (12).
- Tahun Wawu: Sapar (2), Mulud (3), Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Pasa (9).
- Tahun Jimakir: Mulud (3), Jumadilawal (5), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10), Besar (12).
Hari yang kurang baik untuk pernikahan
Pemilihan hari di dalam hitungan weton Jawa terbagi menjadi 2, yaitu Saptawara dan Pancawara.
Saptawara adalah hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu sedangkan Pancawara adalah Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing.
Dalam kepercayaan Jawa, hari yang buruk adalah yang jatuh pada Minggu Pahing, Sabtu Pon, Jumat Wage, Selasa Kliwon, Senin Legi, dan Kamis Wage.
Adapula hari sangat buruk, yaitu yang jatuh pada Rabu Legi, Minggu Pahing, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Sabtu Kliwon.
• 8 Weton Wanita Pembawa Keberuntungan Menurut Primbon Jawa, Tipe Istri Idaman!
• Cek Pasanganmu, Inilah 2 Weton Paling Tidak Setia Menurut Primbon Jawa
• Siap-siap, 7 Weton Ini Diprediksi Bakal Banjir Keuntungan dan Kaya Raya di 2021
Tanggal buruk pada masing-masing bulan
Setiap bulan terdapat tanggal-tanggal yang dipercaya buruk untuk melangsungkan pernikahan, yaitu:
- Sura: 17, 27, 11, dan 14
- Sapar: 19, 22, 1, dan 20
- Mulud: 13, 23, 10, dan 15
- Bakda Mulud: 15, 25, 10, dan 20
- Jumadilawal: 16. 26, 10, dan 11
- Jumadilakir: 11, 21, 3, dan 14
- Rejeb: 12, 22, 11, dan 12
- Ruwah: 14, 24, 19, dan 28
- Pasa: 15, 25, 10, dan 20
- Sawal: 17, 27, 2, dan 20
- Sela: 11, 21, 6, dan 12
- Besar: 13, 23, 1, dan 20.
Nah, itu dia informasi tentang tanggal dan hari baik pernikahan menurut weton dalam primbon Jawa.
Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan (*)
Baca berita lainnya di Google.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wetonnnn111.jpg)