Jumat, 15 Mei 2026

Khazanah Islam

Niat Puasa Senin Kamis, Dilengkapi Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Puasa Senin Kamis memiliki banyak keistimewaan bagi hamba-Nya yang menunaikan.

Tayang: | Diperbarui:
Fotolia
Niat Puasa Senin Kamis, Dilengkapi Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Ajaran Rasulullah SAW 

TRIBUNBATAM.id - Puasa Senin Kamis memiliki banyak keistimewaan bagi hamba-Nya yang menunaikan.

Diantaranya keistimewaan puasa senin kamis yakni pahala yang tidak pernah terputus.

Puasa sunnah Senin Kamis dipercaya dapat mencegah penuaan dini hingga menurunkan resiko serangan jantung.

Selain itu, Puasa Senin Kamis juga mampu menjadi pelindung pelindung tubuh dari segala macam penyakit.

Al Muhallab mengatakan : “Hadis ini sesuai dengan apa yang ada dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: ”Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh mereka mendapatkan pahala yang tidak pernah terputus.” (QS. At Tin:6)

Lebih dari itu, puasa juga menghindarkan seseorang dari perbuatan dosa. 

Karena dengan puasa, seseorang akan menahan diri dari berbuat maksiat.

Seperti ibadah lainnya, sebelum menjalankan puasa Senin Kamis juga harus membaca niat. 

Berikut niat dan manfaat Puasa Senin Kamis bagi kesehatan dan kecantikan.

Niat Puasa Senin Kamis

1. Bacaan Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Tulisan latin : NAWAITU SHOUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAL LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya berniat puasa sunnah hari senin karena Allah Ta’ala.

2. Bacaan Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Tulisan latin : NAWAITU SHOUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAL LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya berniat puasa sunnah hari kamis karena Allah Ta’ala.

Baca juga: Niat, Doa dan Tata Cara Sholat Tahajud, Memiliki Banyak Keutamaan, Salat Sunnah Paling Utama

Baca juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di Desember 2020, Puasa Sunnah 3  Hari di Pertengahan Kalender Islam

Manfaat Puasa Senin Kamis bagi Kesehatan & Kecantikan

Selain meraih kemuliaan, Puasa Senin Kamis juga mempunyai banyak manfaat, terutama bagi kesehatan dan kecantikan.

1. Menunda Penuaan Dini

Selain berolahraga, puasa Senin Kamis juga dapat mengurangi penuaan dini.

2. Menyehatkan Gigi

Puasa Senin Kamis juga mampu membuat gigi jauh lebih sehat.

Dimana dalam berpuasa gigi sudah pasti akan terasa lebih bersih karena kita tidak melakukan kegiatan makan makanan berlebihan, yang membuat gigi bekerja terus menerus.

Namun, saat sahur dan berbuka puasa jangan lupa tetap gosok gigi.

3. Sebagai Obat Stres

Ketika menjalankan ibadah puasa sunnah Senin Kamis, kita diharuskan untuk membuat diri kita selalu sadar akan hal-hal yang akan di lakukan.

Jadilah otak dan otot bisa berhenti sejenak dalam kegiatan yang berat-berat.

Alhasil stres bisa di hindari.

4. Meremajakan Sel-Sel Kulit

Meski dalam berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan gizi dan nutrisi dalam beberapa jam, namun sebagai manusia tentulah kita sudah di beri keistimewan untuk bisa bertahan.

Dengan tetap menjalankan ibadah puasa senin kamis tentulah sel-sel yang ada di dalam tubuh kita sedikit beristirahat karena mereka tidak lagi berkerja terus menerus ketika perut terisi dengan berbagai macam asupan.

Hal ini tentu saja bisa berdampak pada peremajaan kulit sehingga kulit akan tetap kencang.

5. Melangsingkan Tubuh

Dengan berpuasa, tentunya tidak banyak timbunan makanan yang bisa berisikan lemak masuk ke dalam tubuh.

Namun, saat berpuasa harus tetap memperhatikan anjuran dan tata caranya agar dalam sekali mengerjakan mendapat keduanya, yakni pahala dan tubuh langsing.

Selain itu, tumpukan lemak berlebihan dalam tubuh juga berkurang.

6. Membuang Racun Dalam Tubuh

Puasa Senin Kamis juga mampu menjadi pelindung pelindung tubuh dari segala macam penyakit.

Karena sudah banyak dokter yang mengatakan bahwa jika berpuasa bisa memperkecil masuknya racun pada tubuh yang biasanya bisa menempel ke tubuh lewat hidung, mulut, ataupun kulit.

7. Membuat Cerdas Otak

Salah satu cara yang baik untuk mengasah otak kalian adalah dengan melakukan puasa Senin Kamis.

Sering melakukan puasa Senin Kamis, bisa dipastikan akan bisa mengontrol diri dari segala macam hal dan tentulah otak kalian yang harus berfikir bagaimana mengontrolnya.

8. Menurunkan risiko serangan jantung

Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat puasa Senin Kamis bagi kesehatan bisa menurunkan risiko serangan jantung lebih rendah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik mereka yang berpuasa mengalami penurunan.

Penurunan tekanan darah sistolik mengurangi tekanan pada arteri sekaligus risiko serangan jantung.

9. Gula darah lebih rendah

Manfaat puasa Senin Kamis lainnya adalah kemampuannya menjaga kadar gula tetap stabil.

Sebuah penelitian mengungkapkan, mereka yang berpuasa, lemak tubuh, ukuran pinggang dan tekanan darah lebih rendah.

10. Mengencangkan Kulit

Menjalankan puasa Senin Kamis dapat membuat kulit menjadi kencang.

Hal ini di karenakan saat seseorang berpuasa metabolisme tubuh akan bersitirahat dan dampaknya sel-sel kulit dalam tubuh bekerja lebih maksimal.

Hasilnya kulit tubuh bagian luar akan lebih sehat dan kencang.

Tata Cara Mandi Wajib (Junub)

Ustaz Adi Hidayat dalam satu ceramahnya menyampaikan tata cara mandi junub sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW.

Menurut UAH, mandi itu disebut mandi janabah karena ingin memberi kesan bahwa mandi itu semua sisi, semua bagian yang ada di bagian tubuh kita mesti tersapu dengan air.

"Jadi bukan seperti mandi biasa, yang mungkin sebagian ada yang tidak terbasuh. Disebut dengan janabah, semua sisinya mesti terbasuh," kata UAH.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, mengenai mandi janabah atau mandi junub ini haditsnya bersumber dari Aisyah dan Maimunah, yang merupakan istri Nabi Muhammad SAW.

Hadits yang diriwayatkan Aisyah termaktub dalam Kitab Sahih Bukhari nomor hadits 248.

Sementara hadits yang diriwayatkan Maimunah terdapat dalam Sahih Muslim nomor hadits 316.

Jika berdasarkan hadits dari A'isyah, Rasul SAW ketika mandi janabah melakukan hal berikut:

1. Menuangkan air untuk membasuh kedua tangan.

2. Berwudhu seperti untuk Solat.

3. Dari bejana (gayung) yang disiapkan, ambil air kemudian menyela-nyela rambut.

4. Mengambil air, membasuh menyiramkan ke kepala keseluruhan.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, ketika Rasulullah SAW tinggal di rumah Maimunah kemudian berhubungan, lalu mandi janabah, haditsnya diriwayatkan Ibnu Abbas.

1. Mengambil air dengan tangannya, kemudian mencuci kemaluan dengan tangan kirinya.

2. Menyela-nyela bagian rambutnya. Bagi perempuan bisa diikat atau dikepang. Setelah itu disiram keseluruhan

3. Setelah itu, baru berwudhu layaknya solat tapi kaki belum dibasuh.

4. Setelah itu siramkan secara keseluruhan

5. Terakhir baru cuci kaki.

Dari dua hadits ini, ulama menggabungkan kedua hadits ini dibuat susunan paling lengkap.

Jadi jika digabungkan maka tata cara pelaksanaan mandi junub adalah sebagai berikut:

1. Cuci tangan

2. Mencuci kemaluan, kemudian cuci dengan sabun.

3. Menyela-nyela rambut

4. Basuh kepala secara keseluruhan

5. Berwudhu seperti layaknya akan solat sampai kakinya.

6. Basuh tubuh secara keseluruhan, mandi dengan rapi.

Dalam islam, ada beberapa hal yang mewajibkan umat muslim mandi junub atau mandi wajib.

Sebagaimana diketahui bahwa ada dua hadas yang biasa terjadi pada diri setiap orang di mana masing-masing dapat disucikan dengan cara yang berbeda.

Hadas kecil yang diakibatkan terjadinya hal-hal yang membatalkan wudlu dapat disucikan dengan cara berwudhu.

Sedangkan hadas besar yang diakibatkan karena keluar sperma, bersetubuh, haid, nifas dan melahirkan dapat disucikan dengan cara melakukan mandi jinabat atau mandi junub, mandi karena haid dan nifas atau yang kesemuanya lebih dikenal dengan sebutan mandi besar.

Dilansir dari Tribunnews.com dan nu.Or.id dan sejumlah pendapat ulama dan jurnal Islam disebutkan umat muslim muslimah wajib bersuci dari hadas besar dengan mandi junub atau janabah.

Tujuannya adalah untuk menyucikan diri agar dapat melakukan ibadah wajib seperti salat.

Baca juga: Tiga Jenis Surah yang Dibaca Rasulullah SAW saat Sholat Tahajud, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Baca juga: Apa Hukum Mengucapkan Selamat Hari Natal bagi Umat Muslim? Ini Penjelasan Para Ulama

Mandi junub wajib hukumnya laki-laki maupun perempuan muslim yang telah dewasa atau telah memasuki masa baligh dan mengalami salah satu hal berikut ini.

1. Keluar mani karena syahwat. banyak ulama yang berpendapat mandi junub diwajibkan apabila keluarnya mani secara memancar dan terasa nikmat ketika keluarnya terasa nikmat. Jadi apabila keluarnya karena sakit atau kedinginan tidak diwajibkan mandi junub. Tetapi untuk mencari aman sebaiknya mandi junub apabila keluar mani dalam keadaan apapun.

2. Jika bangun tidur dan mendapati keluarnya mani. Ulama berpendapat bahwa selama kita bangun dan mendapati adanya mani, maka kita wajib mandi, walaupun kita tidak sadar atau lupa telah mimpi basah atau tidak

3. Setelah bertemunya dua kemaluan walaupun tidak keluar mani.

4. Ketika masuk Islam menjadi muallaf.

5. Setelah berhentinya darah haidth dan nifas.

6. Ketika seorang muslim meninggal dunia. Tentu saja yang memandikannya adalah yang orang yang masih hidup. Mayat muslim wajib dimandikan kecuali jika ia meninggal karena gugur di medan perang ketika berhadapan dengan orang kafir.

7. Ketika bayi meninggal karena keguguran dan sudah memiliki ruh.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved