Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Polres Tanjungpinang Ambil 3 Sepeda Jadi Sampel, Selidiki Peredaran Barang Tak SNI

Polres Tanjungpinang bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian dalam menyelidiki barang tak ber-SNI.

TRIBUN/ENDRA
Polres Tanjungpinang Ambil 3 Sepeda Jadi Sampel, Selidiki Peredaran Barang Tak SNI . Foto Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra, S.I.K. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Polres Tanjungpinang mengambil tiga unit sepeda di salah satu toko mainan di kawasan Kilometer 10 Tanjungpinang.

Mereka menjadikan tiga unit sepeda itu sebagai sampel.

Penyidik curiga jika barang yang berasal dari China itu tidak berlabel Standar Nasional Indonesia atau SNI.

Peredaran barang tak berlabel SNI di Tanjungpinang, khususnya barang asal China diketahui sudah terjadi sejak 2019 lalu.

Nilai transaksinya pun tak main-main mencapai miliaran Rupiah.

"Pemeriksaan tiga unit sepeda sebagai sampel ini juga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang," ungkap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Panindra, Jumat (12/2/2021).

Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Seligi 2021 di Polres Tanjungpinang, Rabu (10/2/2021).
Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Seligi 2021 di Polres Tanjungpinang, Rabu (10/2/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Selain mengambil tiga unit sepeda sebagai sampel, penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi termasuk penjual.

Peredaran barang tanpa label SNI memang menjadi atensi Polres Tanjungpinang.

Selain merugikan keuangan Negara, peredaran barang tersebut, dikhawatirkan berbahaya bagi konsumennya.

"Kami akan telusuri dari mana asal sepeda itu. Termasuk membuktikan apakah benar barang yang dijual menyalahi prosedur atau tidak.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved