Breaking News:

BATAM TERKINI

Tim Terpadu Tindak 10 Pelaku Usaha di Batam, Tak Patuh Prokes, Paling Banyak di Lubuk Baja

Kasatpol PP Batam,Salim bilang, dari hasil patroli tim terpadu di dua kecamatan, Kamis (11/2), didapat 10 pelaku usaha tak patuh prokes

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tim Terpadu Tindak 10 Pelaku Usaha di Batam, Tak Patuh Prokes, Paling Banyak di Lubuk Baja. Foto Satpol PP Batam bersama TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, melaksanakan patroli gabungan, Kamis (11/2/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tim terpadu tindak 10 pelaku usaha di Batam, tak patuh prokes, paling banyak di Lubuk Baja.

Menggugah kesadaran pelaku usaha dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, Satpol PP Batam bersama TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, melaksanakan patroli gabungan.

Kegiatan ini digelar dalam rangka penegakan disiplin prokes dan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna menekan penyebaran Covid-19.

“Patroli sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Batam. Khususnya pada dua kecamatan yang masih zona merah yaitu Kecamatan Batam Kota dan Lubuk Baja," ujar Kepala Satpol PP Batam, Salim, Sabtu (13/2/2021).

Salim menjelaskan berdasarkan hasil patroli pada dua kecamatan, Kamis (11/2/2021), didapati 10 pelaku usaha tidak mematuhi prokes sesuai dengan Perwako Nomor 49 Tahun 2020 seperti menjaga jarak dan lain sebagainya.

Baca juga: Dua Warga Tanjungpinang Terpapar Virus Corona, dan Ada Enam Pasien Sembuh Covid-19

Baca juga: China Salahkan Kepala Babi yang di Impor ke Negaranya, Sebut Itu Asal Penyebaran Corona

"Ada dua pelaku usaha di Kecamatan Batam Kota dan delapan di Kecamatan Lubuk Baja. Kami langsung berikan teguran secara tertulis.

Bila melakukan pelanggaran dan itu berulang terus, kita tingkatkan berupa sanksi sosial, denda materi atau cabut izin usahanya," tegasnya.

Ia menilai, Batam telah melewati puncak gelombang kasus Covid-19 tertinggi. Memang saat ini jumlah kasus fluktuatif, namun cenderung menurun berdasarkan data update Covid-19 hingga 12 Februari 2021, tingkat kasus aktif 3,1 persen.

"Setelah grafiknya sampai ke puncak, sekarang ini fase penurunan. Jangan sampai gelombang naik lagi. Kalau masyarakat lalai, maka terjadi lagi gelombang naik", terangnya.

Tidak melulu menindak, petugas gabungan juga memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan 5-M, di antaranya: memakai masker yang benar, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum atau sesudah beraktivitas, serta menjaga jarak berinteraksi di ruang publik, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dan wujud kepedulian bersama dalam mendukung pemerintah guna memutus mata rantai penularan covid-19.

Diharapkan, adanya kesadaran dari pelaku usaha dan masyarakat untuk turut mendukung upaya pencegahan virus corona ini dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga pandemi covid-19 lekas berakhir, dan kita bisa beraktivitas seperti biasa untuk menuju masyarakat yang lebih sehat, aman, maju dan produktif,” katanya.

Dua kecamatan di Batam masih zona merah covid-19

Sebelumnya diberitakan, hasil penanganan Covid-19 di Batam menunjukkan tren yang semakin baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved