Breaking News:

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga, Pelaku Bantah Habisi Korban Pakai Arit, Sebut Hanya Gunakan Alat Ini

Perampokan dan Pembunuhan sadis tewaskan satu keluarga, pelaku membunuh korbannya dengan cara memukul dengan menggunakan sebuah kayu.Namun sejauh ini

Editor: Eko Setiawan
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Pembunuh Anom Subekti Sekeluarga Sekarat Belum Bisa Diperiksa, Bukti Kuat Sumani Habisi Nyawa Korban 

Kayu yang digunakan kira-kira seberat tiga sampai lima kilogram.

Melalui Darmawan Sumani menceritakan, balok kayu tersebut ia dapatkan di sekitar rumah korban.

"Kalau alat itu (kayu) belum ditemukan (oleh polisi), memang pengakuannya dibuang, dibuang oleh tersangka," ungkap Darmawan.

Motif Pembunuhan dan Ancaman Hukuman Mati

Sumani juga mengungkapkan apa motifnya melakukan kejahatan tersebut.

Menurut Darmawan motif Sumani membunuh rekan kerjanya, adalah karena ingin mencuri harta benda di rumah korban.

"Jadi motifnya telah kami tarik dengan hasil wawancara dengan tersangka. Motifnya adalah khilaf, artinya khilaf ingin menguasai harta benda," tutur Darmawan.

Atas perbuatannya, Sumani pun dikenakan pasal berlapis.

Yaitu pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman mati.

Dikutip dari Tribun Jateng, pasal berlapis tersebut di antaranya:

1. Pasal 340 KUH Pidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

2. Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun.

3. Pasal 365 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

4. Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76C UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 3 Miliar rupiah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved