Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi Ungkap Penggunaan Gelar Hingga Berujung Tersangka

Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi buka suara terkait penggunaan gelarnya hingga berujung tersangka.

TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi Ungkap Penggunaan Gelar Hingga Berujung Tersangka. Foto Rini Pratiwi saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (17/2/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan gelar palsu yang menyeret oknum DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi begitu menyita perhatian publik.

Apalagi setelah ia ditetapkan tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Berkasnya bahkan dinyatakan lengkap oleh Kejari Tanjungpinang dan dalam waktu dekat akan disidang.

Rini Pratiwi pun angkat bicara mengenai kasus kini dihadapinya.

Ditemui saat pembukaan Musrenbang tingkat II Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rini Pratiwi mengaku telah merubah kembali titel master dari perguruan tinggi setelah keluarnya Surat Keterangan dari universitas tempatnya memperoleh ijazah tersebut.

Penyidik Polres Tanjungpinang sebelumnya menemukan sejumlah alat bukti.

DUGAAN GELAR PALSU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Rini Pratiwi yang ditetapkan tersangka penuhi panggilan penyidik dengan didampingi dua kuasa hukumnya di Polres Tanjungpinang, Jumat (30/10/2020).
DUGAAN GELAR PALSU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Rini Pratiwi yang ditetapkan tersangka penuhi panggilan penyidik dengan didampingi dua kuasa hukumnya di Polres Tanjungpinang, Jumat (30/10/2020). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Di antaranya pengunaan gelar yang tidak sesuai. Penyidik menilai, Rini Pratiwi seharusnya menggunakan gelar Master Management (MM), tetapi malah menggunakan gelar Master Managemen Pendidikan (MMPd).

"Oh iya kalau gelar saya sendiri memang sudah ganti semenjak keluar Surat Keterangan dari kampus ya.

Mereka menerangkan bahwa gelar saya itu cukup (MM) nya saja tidak perlu konsentrasi pendidikannya dimasukkan," ucapnya, Rabu (17/2/2021).

Rini menambahkan, kasus dugaan gelar palsu itu mencuat setelah ia memasukkan konsentrasi pendidikannya.

Halaman
1234
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved