Breaking News:

Santi Menangis di Fraksi PDIP, Gadaikan HP dan KTP untuk Makan 2 Anak, Hidup Sulit di Masa Pandemi

Dengan berurai air mata Santi Marisa menceritakan terpaksa menggadaikan KTP dan HP miliknya untuk menyambung hidup di masa-masa sulit pandemi corona

surya.co.id/nuraini faiq
Santi Marisa bersama anaknya menangis di Fraksi PDIP DPRD mengadukan kondisinya yang menggadaikan apa saja untuk makan 

Ibu dua anak warga Donorejo, Kecamatan Simokerto, ini tak bisa menahan sedih atas kondisi yang menimpa dirinya bersama keluarga.

Dampak pandemi corona benar-benar menghimpit keluarga pekerja serabutan ini pada situasi sangat sulit.

Yuli menangis tersedu-sedu saat membagikan cerita keluarganya yang kelaparan karena terdampak pandemi Virus Corona
Yuli menangis tersedu-sedu saat membagikan cerita keluarganya yang kelaparan karena terdampak pandemi Virus Corona (YouTube KompasTV)

Betapa tidak , untuk sekadar makan, keluarga Santi harus menggadaikan apa saja yang dia miliki.

"HP saya gadikan Rp 350.000. KK dan KTP juga," ucap Santi menahan tangis.

Santi harus melakukannya lantaran tidak ada lagi yang bisa buat makan sehari-hari.

Suaminya, Toha Mustofa, biasa bekerja serabutan jadi kuli proyek.

Baca juga: Meski Sepi Aktivitas, Angkasa Pura Beri 750 Paket Sembako untuk Warga Tanjungpinang Terdampak Corona

Selama pandemi tidak adalagi pekerjaan.

Kehadiran Santi di ruang fraksi itu mengejutkan Achmad Hidayat, tenaga ahli Fraksi PDIP.

Pembagian sembako dari Yayasan Moggallana Indonesia dan Beverly hotel Inn ke warga di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (21/4/2020). Ilustrasi
Pembagian sembako dari Yayasan Moggallana Indonesia dan Beverly hotel Inn ke warga di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (21/4/2020). Ilustrasi (TribunBatam.id/Ian Pertanian)

Achmad yang juga Wakil Sekertaris DPC PDIP Surabaya ini bisa merasakan kesedihan warga yang tiap hari tinggal di Jalan Gresikan, Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari ini.

Sambil menyertakan dua anaknya yang masih usia SD dan TK, Santi tidak henti-hentinya sesenggukan.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved