Breaking News:

Kasus Dugaan Gratifikasi BUMD Tanjungpinang Dihentikan, Ini Dasar Kejari Tanjungpinang

Ada dua kasus terkait BUMD Tanjungpinang yang dihentikan penyelidikannya oleh Kejari Tanjungpinang. Di antaranya kasus dugaan gratifikasi

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Kasus Dugaan Gratifikasi BUMD Tanjungpinang Dihentikan, Ini Dasar Kejari Tanjungpinang. Foto Kasintel Kejari Tanjungpinang, Bambang Heri Purwanto. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus Dugaan Gratifikasi BUMD Tanjungpinang Dihentikan, Ini Dasar Kejari Tanjungpinang

Penyelidikan kasus dugaan gratifikasi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), dihentikan.

Diketahui, proses penyelidikan terkait kasus ini dimulai pada Oktober 2020 lalu.

Tak hanya itu, kasus dugaan penyalahgunaan jabatan di BUMD Tanjungpinang juga dihentikan oleh Kejari Tanjungpinang.

Tim penyidik Kejari Tanjungpinang menyatakan, penghentian dilakukan karena tidak menemukan pelanggaran pidana yang mengakibatkan kerugian negara.

Hal itu disampaikan, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjungpinang, Bambang Heri Purwanto.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil ekspose yang digelar, Kamis (18/2/2021), diambil keputusan penyelidikan kasus dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan BUMD PT TMB dihentikan.

"Telah kita lakukan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus dugaan gratifikasi di BUMD Tanjungpinang," katanya.

Disampaikan, berdasarkan pengumpulan keterangan dan barang bukti (Pulbaket) di penyidik Intelijen, tidak ditemukan unsur pidana.

"Tetapi jika ada masyarakat kembali membuat laporan dan memiliki bukti yang cukup maka kasus ini akan kita buka kembali," tegasnya.

Kejari & Polres Tanjungpinang Sama-sama Bidik BUMD Tanjungpinang

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved