Breaking News:

Pratu Ginanjar Gugur Tertembak Senjata KKB Papua, Percakapan Terakhir Bikin Ayahanda Bergetar

Ayah Pratu Ginanjar Arianda, prajurit TNI yang tewas tertembak di Papua ungkap percakapan terakhir dengan anak bungsunya

Editor: Aminudin
facebook
Prajurit TNI Pratu Ginanjar gugur dalam baku tembak dengan KKB Papua 

TRIBUNBATAM.id - Rundung duka menyelimuti keluarga Pratu Ginanjar Arianda, prajurit TNI yang gugur dalam insiden baku tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dengan pihak TNI.

Pratu Ginanjar Arianda adalah putra dambaan keluarga yang diharapkan bisa meniti karir dengan baik di TNI.

Pratu Ginanjar Arianda gugur saat bertugas di Intan Jaya Papua.

Diketahui saat bertugas prajurit  TNI Pratu Ginanjar Arianda terkena tembakan KKB Papua.

Terkait gugurnya Pratu Ginanjar Arianda ditanggapi oleh Ayah kandungnya.

Jenazah Pratu Anumerta Ginanjar Arianda saat tiba di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021).
Jenazah Pratu Anumerta Ginanjar Arianda saat tiba di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). (Kompas.com/Candra Nugraha)

Jenazah Pratu Anumerta Ginanjar Arianda dimakamkan di kota kelahirannya, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (17/02/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Diketahui prajurit  TNI tersebut gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten  Intan Jaya, Papua, Senin (15/2/2021).

Pratu Ginanjar gugur setelah tertembak di bagian perut.

Jenazah pun diterbangkan dari Papua ke tanah kelahirannya dan tiba Rabu dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Esok paginya, almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Banjar, Jawa Barat.

Dede Nanda, ayah Pratu Anumerta Pratu Ginanjar meminta pemerintah pusat dapat menyelesaikan konflik di Papua, sehingga tidak ada lagi tentara-tentara lain yang menjadi korban dan cukup anaknya saja.

"Sudahlah cukup anak saya yang terakhir jadi korban. Jangan ada lagi korban tentara-tentara yang lainnya. Cukup anak saya," kata Dede saat ditemui di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu.

Kata Dede, almarhum tiga kali ikut tes Tentara Nasional Indonesia ( TNI).

Pertama ia medaftar sebagai Bintara namun gagal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved