TRIBUN WIKI
PROFIL Pj Gubernur Kepri Suhajar Diantoro, Putra Karimun Pernah Jabat Rektor IPDN
Sosok Suhajar Diantoro tak asing lagi, khususnya bagi warga Kepri. Iapernah menjadi Sekdaprov Kepri pada 2011 lalu hingga rektor IPDN.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Suhajar Diantoro kini mengemban tugas sebagai Penjabat atau Pj Gubernur Kepri.
Sosok Suhajar Diantoro bagi warga Kepri sudah tidak asing lagi.
Birokrat yang merupakan alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (D3) dan Institut Ilmu Pemerintahan (S1) ini telah menapaki karirnya dari bawah.
Suhajar merupakan anak ke 4 dari 9 bersaudara. Dilahirkan pada tahun 1964 dari pasangan Yem bin Kasno dan Fatimah binti Dasuki.
Nama Suhajar Diantoro terinspirasi dari Ki Hadjar Dewantara dan hari lahirnya yang bertepatan dengan hari pendidikan nasional yaitu 2 Mei.
Yem merupakan seorang petani karet, hal ini membuat Suhajar harus mulai bertani sejak kelas 3 SD.

Ketika itu, setiap pukul 3 pagi Suhajar sudah harus bangun untuk membantu bapaknya di kebun.
Kehidupan yang sulit tidak menyurutkan keinginan Suhajar untuk berprestasi. Sejak SMP, Ia sudah menonjol dibandingkan siswa-siswa yang lain.
Prestasinya dibidang akademik membuat ia berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di kota Pekanbaru, yaitu SMA Negeri 2 Pekanbaru.
Suhajar melewati masa-masa SMA sambil bekerja. Mulai dari menjadi takmir masjid sampai berjualan es, Ia lakukan untuk bertahan hidup di kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Tamat dari SMA, Suhajar masuk ke Fakultas Perikanan Universitas Riau sebelum diterima di Akademi pemerintahan Dalam Negeri (APDN).
Suhajar menyelesaikan pendidikannya di APDN pada tahun 1987.
Karena nilainya yang tinggi, Suhajar berkesempatan untuk melanjutkan kuliah S1 di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).
Baca juga: Suhajar Diantoro Pj Gubernur Kepri, Gantikan Tugas TS Arif Fadillah Pimpin Kepri Sementara
Baca juga: Baru Serahkan SK Plh Bupati Bintan, Plh Gubernur Kepri Mendadak Serahkan SK Lagi, Mengapa?

Sembari menunggu mulai perkuliahan, Suhajar menjalankan dinas sebagai Staf Protokol Provinsi Riau.
Pada tahun 1990, Suhajar melanjutkan pendidikannya di IIP.
Suhajar pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat, hingga dipercaya untuk menjadi pemimpin tertinggi bagi para birokrat di Pemprov Kepri sebagai Sekdaprov Kepri.
Ketika itu, ia dilantik pada 23 Februari 2011.
Prestasinya yang cemerlang di daerah membuat Suhajar Diantoro dipercaya untuk memperbaiki institusi yang membesarkan namanya.
Tak sampai di situ, setelah dari Kepri, pada Juli 2013, Suhajar Diantoro resmi menjadi Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Selama 2 tahun masa jabatannya sebagai Rektor IPDN.

Berikut riwayat pendidikannya dari sumber Wikipedia.
- Sekolah Dasar Negeri Tanjung Batu, Kepulauan Riau (1977).
- Sekolah Menengah Pertama Negeri Tanjung Batu, Kepulauan Riau (1980).
- SMA Negeri 2 Pekanbaru (1983).
- D3 Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Pekanbaru (1987).
- S1 Ilmu Sosial Politik Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta (1990).
- S2 Universitas Airlangga Surabaya (2003).
- S3 Ilmu Sosial BKU Ilmu Pemerintahan PPs Universitas Padjadjaran Bandung (2011).

Gantikan TS Arif Fadillah Pimpin Kepri Sementara
Teka-teki siapa Penjabat Gubernur Kepri akhirnya terjawab.
Jabatan itu diisi Suhajar Diantoro. Ia pun telah dilantik di kantor Kemedagri Kamis (18/2/2021) sekira pukul 9 pagi.
Suhajar sekaligus menggantikan posisi Plh Gubernur Kepri yang sebelumnya diamanahkan ke Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah.
Ia sebelumnya diperintahkan untuk menjadi Plh Gubernur Kepri melalui Kemendagri terhitung Sabtu (13/2).
Ini karena jabatan Gubernur Kepri defintif yang sebelumnya dipegang Isdianto berakhir satu hari sebelumnya atau Jumat (12/2/2021).
Pelantikan Suhajar Diantoro sebagai Pj Gubernur Kepri pun dibenarkan Plt Karo Humas Pemprov Kepri, Zulkifli.

"Iya benar, proses pelantikan di Kemendagri, tapi saya tidak ikut kesana," ucapnya saat dihubungi Tribunbatam.id melalui sambungan seluler.
Nama Suhajar Diantoro sebenarnya tak asing di Provinsi Kepri.
Selain pernah menjadi Sekdaprov Kepri, pria yang lahir di Sungai Ungar, Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri itu mengemban tugas sebagai Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google