Breaking News:

HEBOH Putri Latifa Diduga Disekap Ayahnya, Beredar Rekaman Video Tak Bertanggal Jadi Bukti

Rekaman video tak bertanggal yang beredar mengejutkan dunia terkait Dubai, di mana terjadi penyekapan putri penguasa Dubai, Latifa Al Maktoum

TWITTER @TeamFreeLatifa
HEBOH Putri Latifa Diduga Disekap Ayahnya, Beredar Rekaman Video Tak Bertanggal Jadi Bukti. Tangkapan layar video tak bertanggal dirilis akun Twitter @TeamFreeLatifa yang menunjukkan Putri Latifa Al Maktoum mengaku disekap 

TRIBUNBATAM.id - Heboh Putri Latifa Diduga Disekap Ayahnya, Beredar Rekaman Video Tak Bertanggal Jadi Bukti.

Rekaman video tak bertanggal yang beredar mengejutkan dunia terkait Dubai.

Di negara Uni Emirat Arab (UEA) yang kaya raya itu terjadi penyekapan Putri Latifa Al Maktoum.

Wanita itu adalah putri dari penguasa Dubai, Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Baca juga: VIDEO Suasana Mencekam Penyanderaan Bocah 2 Tahun Selama 5 Jam di Malaysia. Pelaku Tewas Ditembak

Baca juga: Kisah Hamdan, TKI yang Selamat Setelah Melarikan Diri dari Penyanderaan Kelompok Abu Sayyaf

Putri Latifa Al Maktoum dalam video mengaku disandera ayahnya, karena mencoba melarikan diri pada 2018.

Dalam video itu, sang putri bahkan mengkhawatirkan keselamatan nyawanya.

Ilustrasi penyanderaan atau sandera
Ilustrasi penyanderaan atau sandera (NorthEast Today)

Setelah berita ini berkembang PBB menyatakan akan mempertanyakan Uni Emirat Arab (UEA) tentang kondisi Latifa.

Dia bukan satu-satunya anggota keluarga yang melarikan diri dari kota itu.

Pada Juni 2019, Putri Haya binti Hussein, istri ayah Putri Latifa yang berusia 45 tahun, melarikan diri ke Jerman dan mencari suaka politik.

Adik Latifa, Shamsa, juga berusaha melarikan diri.

Baca juga: Bebaskan Warga dari Penyanderaan. Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih Nyaris Kena Tembak

Baca juga: Kaget Terjadi Penyanderaan Terkait Pajak. Apri Sujadi Imbau Pengusaha di Bintan Taat Pajak

Ini adalah cerita sangat memprihatinkan.

Terlebih ada tuduhan penindasan, pelecehan dan kontrol terhadap salah satu orang paling kuat di wilayah teluk tersebut.

Penyanderaan bocah 2 tahun di Sabah, Malaysia. Ilustrasi
Penyanderaan bocah 2 tahun di Sabah, Malaysia. Ilustrasi (INSTAGRAM/THESTAR)

Tapi bagaimana dengan kehidupan wanita lainnya di Dubai dan di UEA secara lebih luas?

Apakah hak dan kesempatan mereka ditentukan oleh laki-laki dalam kehidupan mereka?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved