Breaking News:

Lanjutan BC Batam Sergap Kapal Rahmat Jaya 09, Nakhoda Jadi Tersangka, Mengapa?

Kapal Rahmat Jaya 09 disergap kapal patroli Bea Cukai karena diduga membawa barang elektronik dan hp keluar dari kawasan bebas Batam tanpa dokumen

Editor: Dewi Haryati
ist
Lanjutan BC Batam Sergap Kapal Rahmat Jaya 09, Nakhoda Jadi Tersangka, Mengapa?. Foto nakhoda SB Rahmat Jaya 09 menjadi tersangka penyelundupan barang elektronik dari Batam ke Tembilahan 

Akibatnya, kapal itu tidak dapat beroperasi mengangkut penumpang pada Rabu (10/2/2021).

Humas kantor Bea Cukai Batam, Undani saat dihubungi Tribunbatam.id mengatakan, timnya masih melakukan pemeriksaan terhadap ABK dan agen kapal.

"Mohon maaf belum ada rilis terbaru bang. Pemeriksaan mendalam masih berlanjut," jawab Udani.

"Segera akan kami infokan progresnya," sambungnya.

Undani tak ingin berkomentar banyak lantaran pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

Terpisah, agen jasa penyedia pelayaran kapal Rahmat Jaya mengatakan, kapal Rahmat Jaya 09 tidak berlayar pada Rabu.

"Tanya ke pimpinan saja bang, kami di sini cuma kerja. Lagian pemilik kapal itu tinggalnya di Tembilahan," ujar seorang penjaga kantor loket tiket kapal Rahmat Jaya.

Pantauan Tribunbatam.id, di loket penjualan tiket kapal Rahmat Jaya itu, ada 3 petugas yang berjaga. Mereka mengaku sebagai penjual tiket.

"Kapalnya masih ditahan sama Bea Cukai, tak tahu kemarin ditangkap gegara apa. Tapi ada 20 penumpang yang diturunkan, dan mereka semua kita balikan tiket yang sudah dibeli," ucapnya.

Tak hanya 20 penumpang yang telah dimuat dari pelabuhan pribadi Tanjung Riau, penumpang yang akan dimuat dari pelabuhan Fery Domestik juga gagal berangkat karena penahanan kapal itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved