Breaking News:

LINGGA TERKINI

Pantai Batu Berdaun Lingga Tak Pernah Sepi, Pemerintah Mulai Bangun Kios

Pemkab Lingga mengoptimalkan potensi di Pantai Batu Berdaun untuk pemberdayaan masyarakat, pantai tidak pernah kosong pengunjung

Penulis: Febriyuanda | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM/FEBRIYUANDA
Warga menikmati hari libur di Pantai Batu Berdaun, Lingga, Minggu (21/2/2021) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau melalui sektor pariwisata secara perlahan mulai ditingkatkan. 

Hal ini dibuktikan degan penampakan bangunan kios-kios kecil yang berjejer di wisata pantai Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, dengan sumber angaran yang digunakan dari dana desa atau ADD.

Kepala Desa Batu Berdaun, Zainal menerangkan, bahwa setidaknya ada tujuh kios yang sudah dibangun, yang semuanya merupakan aset desa yang sudah dilengkapi air dan listrik.

“Untuk kios yang sudah ditempati, dikenai biaya sewa sebesar Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu perbulan,” ujar Zainal kepada awak media.

Zainal mengatakan, sesuai dengan keinginan dan program pemerintah derah Lingga, potensi wisata harus di kembangkan, supaya ekonomi masyarakat berjalan dan masyarakat sendiri bisa memiliki penghasilan.

"Desa kami akan dikembangkan, baik dari sektor perikanan, maupun pertanian," ucapnya.

Baca juga: Kasus Aktif Corona di Lingga Sisa Tiga, Pasien Sembuh Covid-19 Tambah Enam Orang

Untuk sektor perikanan sendiri, Kades Batu Berdaun ini berencana akan membangun karamba ikan air tawar, di pinggiran bekas galian timah yang dikelola warga sekitar.

“Disektor pertanian juga berencana membangun wisata perkebunan. Dimana pengunjung nanti bisa membeli langsung hasil kebun masyarakat,” tambahnya.

Zainal menyampaikan, untuk mengimplementasikan hal ini, tentu perlu adanya dukungan dari masyarakat agar program tersebut bisa berjalan dengan baik.

“Pemerintah Desa Batu Berdaun bersama masyarakat, akan mendongkrak potensi yang ada,” kata Zainal.

Sementara itu ditempat berdeda, salah satu pedagang, Aisyah merasa bersyukur pengunjung wisata Batu Berdaun sudah mulai terlihat ramai.

“Dengan ramai pengunjung, hasil penjualan didapat per harinya berkisar Rp 1 jutaan bahkan lebih. Apalagi di hari Sabtu dan hari-hari libur,” kata Aisyah.

Aisah juga mengharapkan, pemerintah desa bisa menyediakan wahana permainan anak-anak, agar para pengunjung yang membawa anaknya bisa lebih santai sambil menikmati kuliner.

“Maklum saja, jika si anak rewel, maka para orang tua akan tidak fokus menikmati makannya,” tambahnya.

Dari pantauan TribunBatam.id baru-baru ini, Pantai Batu Berdaun tampak tidak pernah kosong dengan pengunjung yang ingin bersantai disana.

Setelah sempat ditahun sebelumnya, Pantai ini terlihat sepi, kini mulai ramai kembali dengan aktivitas yang bermacam-macam, yakni berenang, main bola volly, swafoto, maupun duduk bersantai pada fasilitas yang sudah dibangun. (yda)

baca berita terbaru di google news

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved