Breaking News:

Anies Baswedan Dinilai Kerja Lambat, Rencana Bangun 1,8 Juta Sumur Resapan, Baru Terealisasi 2.974

Program ini dijalankan dengan menerapkan konsep teknologi zero run off, yaitu menampung hujan sebanyak mungkin, sehingga air yang mengalir ke selokan

Diskominotik Jakarta Pusat
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat membangun sumur resapan di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020) 

TRIBUNBATAM.id |JAKARTA -- Kinerja Anies Baswedan dalam penanganan Banjir disanksikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta.

Bagaimana tidak, rencana hendak membangun sumuru resapan 1,8 hanya terealisasi sekitar 2.974.

Tak heran, DPRD DKI meragukan rencana Gubernur DKI ini.

DPRD DKI ragukan drainase vertikal atau sumur resapan yang dilakukan Gubernur Anies Baswedan guna mencegah banjir.

Betapa tidak, dari target 1,8 juta sumur resapan baru dibuat 2.974 sumur resapan yang sepanjang 2020 kemarin.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah melakukan setumpuk upaya untuk mengatasi banjir di ibu kota.

Baca juga: Resep Soto Ayam Santan Gurih dan Nikmat, Bikin untuk Menu Sarapan Besok Pagi

Baca juga: Edhy Prabowo Akui Siap Dihukum Mati: Saya Tidak Lari dari Kesalahan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengaku punya program andalan, yaitu pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan.

Program ini dijalankan dengan menerapkan konsep teknologi zero run off, yaitu menampung hujan sebanyak mungkin, sehingga air yang mengalir ke selokan dan sungai bisa diminimalisir.

Pembangunan 40 Sumur Resapan Di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan
Pembangunan 40 Sumur Resapan Di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (istimewa)

Sejatinya, sistem drainase vertikal ini sama seperti yang dulu digalakkan di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Gubernur Anies Baswedan pun sempat mencanangkan pembuatan 1,8 juta sumur resapan.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved