Breaking News:

BPS Batam Waspadai Kenaikan Bahan Baku Jelang Puasa dan Lebaran

BPS mencatat di awal 2021,Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen di Januari 2021.Lebih tinggi di periode sama 2 tahun lalu.Hal ini jadi perhatian

TRIBUNBATAM.id/LEO HALAWA
Foto Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Rahmad Iswanto, beberapa waktu lalu. BPS Batam Waspadai Kenaikan Bahan Baku Jelang Puasa dan Lebaran 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - BPS Batam Waspadai Kenaikan Bahan Baku Jelang Puasa dan Lebaran.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen pada Januari 2021. Inflasi ini akibat adanya kenaikan IHK dari 104,67 persen di Desember 2020 menjadi 105,38 di Januari 2021.

Sementara inflasi tahun ke tahun atau Januari 2021 terhadap Januari 2020, diketahui sebesar 1,65 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Rahmad Iswanto saat ditemui, Selasa (23/2/2021) menjelaskan, dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di Januari 2021 ini disebabkan naiknya lima kelompok.

Yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 2,65 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 1,82 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,39 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,20 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,04 persen.

Baca juga: Data BPS Anambas, Angka Pengangguran Meningkat, Pekerja Sektor Pertanian Turun 1,29 Persen

Baca juga: BPS Batam : Kunjungan Wisman Desember 2020 Mengalami Penurunan 99,75 Persen

Sebaliknya, dua kelompok mengalami penurunan yaitu kelompok transportasi turun sebesar 2,11 persen. Lalu kelompok kesehatan turun sebesar 0,06 persen. Sedangkan empat kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks harga.

"Di awal tahun 2021, Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen di Januari 2021. Hal ini disebabkan komoditi-komoditi bahan pokok seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, sayur, bayam dan kangkung yang mengalami kenaikan sehingga menyebabkan inflasi yang bisa dibilang tidak rendah namun juga tidak cukup tinggi," jelasnya.

Artinya, inflasi Batam di awal tahun ini lebih tinggi dibandingkan 2 tahun lalu dari 2020 dan 2019.

Hal ini menjadi perhatian. Mengingat, sebentar lagi Batam akan menghadapi momen puasa dan
lebaran.

"Jadi ini menjadi konsen kita. Biasanya di bulan 4 menimbulkan permintaan yang lebih tinggi terhadap komoditi. Waspadai bahan baku kita dan hal ini perlu diwaspadai.

Mengingat, di era new normal ini pandemi belum berakhir, tetapi kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan menggeliat kembali di 2021," ujarnya.

(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Rebekha Ashari Diana Putri
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved