Breaking News:

Cara Anies Baswedan Tangani Banjir Tuai Kritik, DPRD Ragukan Sumur Resapan, Giring Soroti Anggaran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan andalkan sumur resapan atasi banjir, menuai kritik DPRD hingga Giring Ganesha

TRIBUNBATAM.id - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani banjir menuai kritik.

Dari beberapa langkah, Anies Baswedan mengandalkan sumur resapan untuk menangani banjir Jakarta.

Sumur resapan adalah drainase vertikal. Program ini dijalankan dengan menerapkan konsep teknologi zero run off, yaitu menampung hujan sebanyak mungkin, sehingga air yang mengalir ke selokan dan sungai bisa diminimalisir. 

Sebelumnya Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai, kinerja Anies Baswedan selama tiga tahun belum kelihatan dan harus dibantu.

"Oleh karena itu, Pak Gubernur, Pak Anies ini harus kita bantu karena kerja tiga tahun ini masih belum kelihatan. PDI Perjuangan sepakat untuk bisa membantu rakyat DKI sebetulnya," ungkap Djarot dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2/2021).

Sejatinya, sistem drainase vertikal ini sama seperti yang dulu digalakkan di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Baca juga: Mantan Gubernur DKI Sindir Anies Baswedan Soal Banjir, Kalau Kerjanya Biasa-biasa Saja Susah

Gubernur Anies Baswedan pun sempat mencanangkan pembuatan 1,8 juta sumur resapan.

Menurut rencana, program ini bakal dikerjakan dalam kurun waktu tiga tahun, mulai 2020 hingga 2022 mendatang.

sumur resapan anies
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat membangun sumur resapan di wilayahKecamatan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020)

Baru Terealisasi 2.974 Sumur Resapan

Meski demikian, realisasi program ini ternyata berjalan sangat lambat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved