Breaking News:

Pembunuhan Sadis Karena Cemburu, Penggali Kubur Habisi Nyawa Pria yang Sering Telpone Istrinya

Pembunuhan sadis yang dilakukan oleh penggali sumur. Pelaku marah karena korban terus menelepone istrinya. Karena cemburu, korban akhirnya dibunuh

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Warnen alias Menel (38) warga Dusun 08 Leweng Kolot RT 008 RW 008 Kelurahan Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara ditangkap Polres Prabumulih karena membunuh Ramadon Jailani, Senin (22/2/2021). Pembunuhan dilatarbelakangi cemburu karena istrinya sering ditelepon korban. 

Jenazah pertama ditemukan Adil Humaini alias Padli (13) yang merupakan anak semata wayang korban.

Hingga berita ini diturunkan jenazah Jailani dibawa ke kamar mayat RSUD Kota Prabumulih untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, penemuan jenazah bermula ketika paman korban yakni Zulkifli (50) menelpon korban untuk mengajak meracun rumput.

Namun beberapa kali ditelpon mengangkat, untuk memastikan itu Zulkipli kemudian menemui Padli anak korban di rumah orangtua angkatnya Sudar (50) di Jalan Padat Karya Gunung Ibul.

Zulkipli meminta anak korban menghubungi ayahnya. Lalu Padil menuju pondok kebun dan menggedor pintu hingga beberapa kali namun tidak ada jawaban dari dalam pondok.

Merasa curiga, Padil lalu mendobrak dan mendapati ayahnya dalam keadaan penuh darah di atas kasur rumah korban.

"Jadi saya nelpon korban untuk mengajak bekerja semprot kebun tapi tidak ngangkat-ngangkat, lalu saya ke tempat anaknya dan anaknya ke kebun untuk memastikan," kata Zulkifli ketika diwawancarai di kamar mayat RSUD Prabumulih.

Zulkifli menuturkan, berdasarkan cerita anak korban ketika sampai di kebun tidak ada suara ketika pondok digedor dan ketika didobrak didapati korban telah meninggal dunia. "Padil kemudian ke rumah Sudar dan menceritakan ayahya tidak tertolong (dibunuh-red), lalu kami ke kebun dan menghubungi petugas kepolisian dan warga sekitae," tuturnya.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi ketika diwawancarai mengungkapkan dugaan sementara pelaku dibunuh.

"Saat ditemukan korban dalam keadaan mengalami luka di bagian kepala, diduga bekas pukulan benda tumpul sebanyak tiga titik di bagian kening," ujarnya.

Kapolsek menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap korban. "Kita terus lakukan penyelidikan terkait diduga disebabkan tewas akibat dibunuh," tambahnya.

Penulis: Edison

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Kesal Istri Sering Ditelepon, Warnen Habisi Nyawa Teman Pakai Kayu Balok

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cemburu Karena Istri Kerap Ditelepon, Penggali Sumur Bunuh Temannya Pakai Balok Kayu di Prabumulih

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved