Breaking News:

Wacana Pelebaran Jalan di Batu Besar Nongsa Batam, Dewan Minta Masyarakat Dilibatkan

Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Muhammad Yunus meminta pemerintah ikut melibatkan masyarakat dalam wacana pelebaran jalan di Batu Besar Nongsa Batam

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Foto suasana sidang paripurna di DPRD Batam, Senin (22/2/2021). Wacana Pelebaran Jalan di Batu Besar Nongsa Batam, Dewan Minta Masyarakat Dilibatkan 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Wacana Pelebaran Jalan di Batu Besar Batam, Dewan Minta Masyarakat Dilibatkan.

Wacana pelebaran jalan utama di kawasan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, mendapat atensi dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Muhammad Yunus.

Yunus meminta agar pemerintah ikut melibatkan masyarakat dalam wacana pelebaran tersebut. Mengingat, pembahasan mengenai ganti rugi bangunan warga di areal jalan belum dilakukan.

Ist
Ist (Ist)

“Seperti di jalan daerah Kampung Melayu. Di situ ada sekolah, bahkan masih banyak rumah warga. Seharusnya pemerintah bijak,” tegasnya kepada Tribun Batam, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, Yunus juga meminta agar luas pelebaran jalan dapat dikaji ulang oleh pemerintah.

Baca juga: BP Batam Kebut Pelebaran Jalan Bundaran Madani ke Bengkong Sadai, Dilengkapi Jalur Sepeda

Baca juga: Pelebaran Jalan di Depan Swalayan Mandiri Bintan, Kadis PU: Sekalian Dipasang Box Culvert

Rencananya pemerintah akan menambah lengan jalan dengan lebar 100 meter atau biasa disebut Right of Way (ROW) 100.

“Saya mendukung wacana pelebaran jalan tersebut. Tapi, apakah harus ROW 100, tidak bisa ROW 50 saja? 25 meter ke kanan dan kiri, sehingga efek rumah tergusur tidak terlalu banyak,” sesalnya.

Tidak hanya itu, Yunus juga menyayangkan jika nantinya DPRD Batam tak diikutsertakan dalam pembahasan mengenai wacana pelebaran jalan ini.

Sebab, menurutnya, anggota dewan adalah keterwakilan masyarakat di masing-masing kecamatan. Sehingga, permasalahan di wilayah konstituennya menjadi tanggung jawab masing-masing anggota dewan.

“50 anggota DPRD ini harus dilibatkan dalam pembahasan tata ruang ini. Kami ini keterwakilan masyarakat. Ada aspirasi rakyat yang mau disuarakan,” tegas dia lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved