Breaking News:

KEPRI TERKINI

PMI Asal Lombok Ditangkap Polda Kepri, Selundupkan Sabu-sabu Asal Malaysia ke Kepri

Ditpolairud Polda Kepri menggagalkan penyelundupan 2,052 kilogram sabu asal Malaysia yang dibawa seorang PMI asal Lombok di perairan Kepri

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Ditpolairud Polda Kepri mengamankan tersangka JLN bersama barang bukti narkotika sabu, Rabu (24/2/2021) 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - PMI Asal Lombok Ditangkap Polda Kepri, Selundupkan Sabu-sabu Asal Malaysia ke Kepri.

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri menggagalkan penyelundupan 2,052 kilogram sabu asal Malaysia.

Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Nurochman Nulhakim mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan narkoba ini berawal dari informasi masyarakat.

Kronologinya, Kapal Patroli XXXI-1010 Ditpolairud Polda Kepri sekira pukul 05.00 Wib, Rabu (24/2/2021), mendapat laporan adanya transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

"Tim mendapatkan informasi akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu oleh seseorang dari negara Malaysia," ujarnya.

Baca juga: PASTIKAN Tak Pakai Narkoba, 15 Personil Ditresnarkoba Polda Kepri Jalani Drugwipe Test

Baca juga: BC Batam Gagalkan Penyelundupan Rokok dan Mikol Senilai Rp 10 M, Ini Kronologinya

Modusnya, pembawa sabu itu sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang masuk dari Pantai Air Tawar Johor ke Indonesia melalui perairan Bintan Kepri.

"Kita amankan seorang pelaku berinisial JLN. Ia diamankan di Pelabuhan Pasar Baru, Bintan," ujarnya.

Nulhakim mengatakan dari hasil pemeriksaan pelaku JLN merupakan warga Lombok, NTB.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan satu bungkus plastik dengan berat 1.010 gram, satu bungkus plastik dengan berat 1.032 gram dan satu bungkus plastik kecil dengan berat 0.9 gram, total seberat 2,051 kilogram.

Saat pemeriksaan JLN mengakui, ia dikendalikan oleh warga negara Malaysia.

Saat ini pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Kepri untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

"Saat ini masih kita kembangkan," ujarnya.

(Tribunbatam.id/Alamudin/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved