Breaking News:

Jangan Sampai Telat Menangani, Kenali Bedanya Penyakit Asam Lambung Biasa dengan Gejala GERD

Gangguan pencernaan gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi saat asam lambung terus-menerus naik dari perut ke kerongkongan

Shutterstock
Ilustrasi Asam Lambung 

Paparan asam lambung yang kerap naik dari perut ke kerongkongan bisa memicu gejala GERD.

Gejala GERD ada yang menyebabkan kerusakan jaringan karena asam lambung atau bersifat erosif.

Ada juga gejala GERD yang tidak ditandai kerusakan jaringan atau non-erosif.

Tanda gangguan pencernaan ini yang dirasakan penderitanya bisa berbeda-beda.

Sebagian besar mengalami gejala GERD ringan tanpa kerusakan jaringan.

Beberapa gejala GERD antara lain:

Rasa panas sampai sesak di ulu hati yang menjalar ke dada (heartburn) kumat lebih dari seminggu sekali
Heartburn sangat parah, sampai membuat penderita terbangun saat tidur, atau mengganggu aktivitas sehari-hari
Sering bersendawa
Tenggorokan sakit sampai susah menelan
Air liur berlebih secara tiba-tiba
Makanan rasanya menempel di kerongkongan
Sakit tenggorokan tak kunjung sembuh
Radang tenggorokan kronis
Radang gusi
Erosi enamel gigi
Suara serak di pagi hari
Mulut terasa asam
Bau mulut

Terkadang, sebagian penderita juga merasakan gejala GERD nyeri dada.

Jangan diabaikan, karena sakit dada juga bisa jadi tanda penyakit jantung atau masalah paru-paru.

GERD umumnya bisa disembuhkan dengan obat GERD yang tepat dan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved