Breaking News:

KPK PERIKSA PEJABAT BINTAN

Siapa Tersangka Korupsi Barang Kena Cukai di BP Bintan? KPK Umumkan saat Penahanan

KPK membongkar dugaan korupsi barang kena cukai di BP Bintan 2016-2018, penyidik sudah tetapkan tersangka dan diumumkan saat penahanan

Editor: Agus Tri Harsanto
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Sekretaris DPRD Bintan diperiksa KPK di Polres Tanjungpinang, Jumat (26/2/2021). 

"Iya saya diperiksa KPK. Kurang lebih setengah jam juga," ucapnya yang berjalan keluar dari kantor Satreskrim Polres Tanjungpinang kepada TribunBatam.id.

Ditanyakan kapasitas sebagai apa dilakukan pemeriksaan KPK? Hendri hanya menjawab saat di BP FTZ Bintan.

"Saya saat di BP. Lupa saya tahun berapa. Tapi kalau mau jelas ke dalam saja tanya," sebutnya.

Kamis (25/2/2021) kemarin, ada Edi Pribadi dan Mardiah yang diperiksa di markas polisi di Tanjungpinang itu.

Mardiah di Pemkab Bintan menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3KB Kabupaten Bintan.

Sementara Edi Pribadi kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Bintan.

Hari ini, Jumat (26/2/2021), Mardiah kembali diperiksa penyidik KPK.

Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Kabupaten Bintan Edi Pribadi pergi meninggalkan Polres Tanjungpinang dengan mobil dinasnya mobil dinasnya BP 34 B, Kamis (25/2/2021).
Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Kabupaten Bintan Edi Pribadi pergi meninggalkan Polres Tanjungpinang dengan mobil dinasnya mobil dinasnya BP 34 B, Kamis (25/2/2021). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Mardiah diketahui pernah menjabat sebagai Kepala BP Bintan periode 2011-2016.

Selain Mardiah, ada Sekretaris DPRD Bintan Muhammad Hendri.

Ia ketika itu menjabat Wakil Kepala BP Bintan tahun 2011-2013.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved