Breaking News:

5 ABG yang Joget di Zebra Cross hingga Videonya Viral Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Joget Tiktok 5 ABG diabdikan oleh pengguna jalan melalui video, lalu disebarkan di media sosial

"Alasannya ya untyk konten, supaya banyak yang nge-like, banyak yang subscribe," kata Hasudungan dikutip dari TribunJakarta.com, Senin (1/2/2021).

"Tidak ada alasan lain, hanya untuk popularitas saja," tambahnya.

Hasudungan mengungkapkan bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh Youtuber Rian Mardiansyah.

"Jadi macam-macam bentuk penyiksaannya. Ada yang dia lempar petasan di kuping (monyet)," ujarnya.

Selain itu, Hasudungan menyebut Rian juga menyuruh anak-anak untuk melakukan kekerasan terhadap monyet-monyet liar tersebut.

"Anak-anak kecil disuruh buat tampar-tampar monyetnya. Saya belum nonton banyak videonya, tapi sadis-sadis kelihatannya," ungkap dia.

Sementara itu, Founder Wildlife Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Femke, mengungkapkan Rian juga memberikan makanan yang tidak wajar kepada tiga ekor monyetnya.

"Dia memberikan makanan yang aneh-aneh seperti cabai, kemudian dia ambil video lalu di share. Bisa dibilang monyetnya tersiksa ya," ujar Femke.

Ia menilai Rian tidak seharusnya memelihara hewan liar dan membuatnya sebagai konten Youtube.

"Mungkin bagi dia hal yang lucu, buat hiburan. Tapi bagi kita yang ahli dalam perlindungan satwa liar, jelas melihat monyet ini terekspose terhadap kekerasan. Ini makhluk hidup dan sangat kejam sekali kalau terekspose terhadap hal-hal seperti ini," ucap dia.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved