Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Kampung Tangguh di Tanjungpinang, Wali Kota Rahma Resmikan Posko Baru, Ini Pesannya

Wali Kota Tanjungpinang Rahma bilang, keberadaan posko kampung tangguh ini sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran covid dan DBD di Tanjungpinang

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat meresmikan dan menjelaskan program manfaat posko kampung tangguh, di Perumahan Lembah Asri, Tanjungpinang 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus mendorong dibentuknya posko kampung tangguh.

Terbaru, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meresmikan posko kampung tangguh di Perumahan Lembah Asri Kelurahan Batu IX, pada Jumat (26/2/2021).

Rahma mengatakan, keberadaan posko kampung tangguh ini sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19 di Tanjungpinang. Selain itu untuk menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tanjungpinang.

"Kita harapkan dengan hadirnya posko kampung tangguh Covid-19 dan tanggap DBD ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi penyebaran virus dan penyakit. Juga pada pelaksanaannya dapat menerapkan kearifan lokal karena memiliki berbagai program yang sangat bermanfaat," ujarnya.

Rahma berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi, bergotong-royong serta konsisten untuk secara bersama menjaga dan memantau agar kampungnya bebas dari Covid-19 dan DBD.

"Pemberdayaan posko kampung tangguh ini harus dijaga bersama, dan jangan hanya sebatas seremoni saja. Pantau terus perkembangan penyebaran Covid-19 dan DBD di lingkungan sekitar. Tingkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran Covid-19 dan DBD," harapnya.

Rahma juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan harus menerapkan gerakan 5M dan 3M dalam kehidupan sehari-hari untuk meminimalisir penyebaran virus dan penyakit.

"Dengan sudah tersebarnya kampung tangguh di setiap kelurahan dan perumahan, diharapkan jika ada warga yang terkonfirmasi gejala Covid-19 atau gejala DBD bisa cepat diatasi. Selalu terapkan gerakan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

Juga 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang barang bekas yang ada genangan air, agar nyamuk tidak berkembang biak," terangnya.

Kegiatan disejalankan dengan pemasangan spanduk imbauan pelarangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar di seputaran jalan karya, sebagai komitmen masyarakat mengingat kondisi saat ini yang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Halaman
1234
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved